PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Rabu malam, 16 April 2026, Stadion Artemio Franchi menjadi saksi konfrontasi menegangkan antara Fiorentina dan Crystal Palace dalam babak kedua perempat final Europa Conference League. Meskipun sang tamu turun sebagai tim unggulan dengan keunggulan tiga gol (3-0) di atas agregat, mereka harus menelan kekalahan tipis 2-1 dari tim tuan rumah. Namun, kemenangan tipis Fiorentina tidak mengubah hasil akhir; Crystal Palace tetap melaju ke semifinal dengan skor agregat 4-2.
Sehari sebelum laga, atmosfer stadion dipenuhi nuansa duka. Kedua tim mempersembahkan satu menit hening sebagai penghormatan kepada mantan kiper Fiorentina, Alex Manninger, yang baru saja meninggal dalam kecelakaan mobil di dekat Salzburg. Pemain keduanya mengenakan lengan hitam, dan gambar Manninger ditampilkan di layar besar sebelum pertandingan dimulai, mengingatkan semua orang akan karier gemilang sang penjaga gawang Austria.
Babak pertama berakhir dengan kemenangan tipis Crystal Palace 1-0 berkat gol tunggal dari penyerang Inggris, Wilfried Zaha, pada menit ke-23. Keunggulan agregat menjadi 4-0, memberi mereka ruang bernapas sebelum pertandingan balik.
Pada laga balik, Fiorentina tampil agresif sejak peluit pertama. Dua gol mereka tercipta melalui kombinasi cepat di lini tengah. Penyerang Italia, Riccardo Saponara, membuka keunggulan pada menit ke-15 setelah menerima umpan silang dari Matteo Pessina. Selang dua puluh menit kemudian, Lorenzo Lucca menambah angka melalui tendangan jarak jauh yang tak terduga, menyamakan kedudukan agregat menjadi 4-2.
Namun, Crystal Palace tidak menyerah. Pada menit ke-78, Zaha kembali memecah kebuntuan dengan gol balasan lewat tendangan penalti yang dieksekusi dengan tenang. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 untuk tim Inggris di pertandingan ini, sekaligus menutup lemparan agregat menjadi 4-2 atas Fiorentina.
Sayangnya, kemenangan ini datang dengan harga mahal. Dua pemain kunci Crystal Palace, Gabriel Paulista dan Kiko Femenía, mengalami cedera serius selama duel. Paulista mengalami cedera otot hamstring pada menit ke-55, sementara Femenía harus digantikan pada babak kedua akibat cedera pergelangan kaki. Kedua cedera diperkirakan akan membuat mereka absen setidaknya selama satu bulan, menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Roy Hodgson menjelang semifinal.
Di sisi lain, Fiorentina meski gagal melaju, mendapat pujian atas semangat juang mereka. Pelatih Stefano Pioli memuji para pemainnya atas kemampuan bangkit dari defisit besar, menyebut bahwa “semangat juang tim ini adalah contoh bagi klub-klub lain yang berjuang melawan odds yang tidak menguntungkan”.
Berita ini menambah rangkaian momen emosional dalam kompetisi Eropa musim ini. Tribute kepada Manninger menjadi sorotan utama, menunjukkan bahwa sepakbola tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga persaudaraan dan rasa hormat. Sementara itu, perjalanan Crystal Palace ke semifinal menandai pencapaian penting bagi klub asal London, yang kini bersiap menghadapi lawan berikutnya di turnamen bergengsi ini.
Berita selanjutnya akan mengabarkan lawan semifinal Crystal Palace dan menilai dampak cedera pada skuad mereka menjelang pertandingan krusial.
