PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 April 2026 | Setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Super 2025/2026 berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pelatih asal Belanda Johnny Jansen memberikan serangkaian pernyataan yang menarik perhatian publik. Jansen tidak hanya mengevaluasi performa timnya pada laga tersebut, tetapi juga mengungkap fakta mengenai mantan pemainnya Eliano Reijnders serta menyoroti tantangan selanjutnya melawan Maluku Utara United. Ia juga menyinggung isu paspor yang sempat menggelundang kontroversi di antara pemain naturalisasi Tim Nasional Indonesia.
Menurut Jansen, kekalahan melawan Persib bukan sekadar hasil akhir yang mengecewakan, melainkan sinyal perlunya penyesuaian taktik dan mentalitas. “Kami kehilangan konsentrasi pada fase transisi, terutama ketika bola jatuh ke lawan. Persib bermain dengan agresif dan memanfaatkan setiap celah, sehingga kami harus lebih disiplin dalam menahan serangan balik,” ujar Jansen pada konferensi pers di Bandung. Ia menambahkan bahwa tim akan segera mengalihkan fokus ke pertandingan pekan ke-28 melawan Malut United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Minggu, 19 April 2026.
Dalam menanggapi performa lawan berikutnya, Jansen mengingat kembali pertemuan sebelumnya dengan Malut United yang berakhir imbang 3-3. “Mereka sangat kuat dalam transisi serangan. Jika kami kehilangan bola, mereka akan langsung melancarkan serangan balik yang berbahaya. Itulah mengapa kami harus memperketat pertahanan dan meningkatkan pressing pada fase kehilangan bola,” jelasnya. Jansen menegaskan pentingnya persiapan mental dan taktik untuk menghadapi tim yang mengandalkan kecepatan serta kreativitas di lini serang.
Sebagai tambahan, Jansen membuka pembicaraan mengenai keputusan Eliano Reijnders yang memilih bergabung dengan Persib Bandung alih-alih Bali United. Reijnders, yang memiliki darah Belanda-Indonesia, sempat menjadi bagian dari skema Jansen ketika sang pelatih masih memimpin PEC Zwolle di Belanda. “Saya sangat menghargai keputusan Eliano. Di PEC Zwolle, ia menunjukkan performa yang konsisten dan saya percaya potensinya cukup besar. Namun, ia memutuskan untuk mencari tantangan baru di Indonesia, dan memilih Persib sebagai tempatnya. Saya rasa itu keputusan yang tepat bagi pengembangan kariernya,” ungkap Jansen.
Jansen menambahkan bahwa upaya merekrut Reijnders ke Bali United sempat dilakukan, namun pemain tersebut memutuskan untuk menempuh jalur yang berbeda. “Saya memang berusaha memboyongnya ke Bali United, namun ia memilih Persib. Saya tidak menghalangi pilihan itu, justru saya melihatnya sebagai peluang baginya untuk belajar lebih banyak di lingkungan baru,” ujar pelatih tersebut.
Di luar isu transfer, Jansen juga menanggapi sorotan media mengenai kasus “passport gate” yang melibatkan pemain naturalisasi Tim Nasional Indonesia. Ia mengakui bahwa isu tersebut berada di luar ranahnya sebagai pelatih klub, namun menekankan pentingnya regulasi yang jelas. “Saya tidak memiliki komentar mendalam tentang masalah paspor, karena itu bukan urusan saya secara langsung. Namun, saya percaya federasi harus menetapkan aturan yang tegas agar situasi serupa tidak mengganggu perkembangan pemain di masa depan,” kata Jansen.
Meski menghadapi tekanan setelah kekalahan, Jansen menegaskan tekadnya untuk memperbaiki hasil tim. Ia menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki: konsistensi dalam lini tengah, ketajaman akhir serangan, serta disiplin defensif pada fase transisi. “Kami akan melakukan evaluasi video, memperbaiki pola permainan, dan meningkatkan kebugaran pemain. Fokus utama kami adalah memulihkan kepercayaan diri agar dapat kembali bersaing di papan atas klasemen,” tuturnya.
Berbagai komentar Jansen tersebut memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika internal Bali United pasca kekalahan, rencana taktis menghadapi lawan berikutnya, serta perspektifnya terhadap pemain Indonesia berketurunan Belanda. Penggemar dan analis sepak bola kini menantikan hasil perbaikan tim pada laga selanjutnya, sekaligus mengamati langkah Eliano Reijnders di Persib Bandung yang kini menjadi sorotan utama.
