PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 April 2026 | Olympiacos kembali menorehkan prestasi gemilang dalam basket Yunani, mengukir catatan tak terlupakan melalui dua kisah utama: pencapaian Kostas Papanikolaou yang menembus 800 penampilan klub dan nostalgia sang legenda NBA, Eddie Johnson, yang mengenang masa kejayaannya di tim merah-putih itu.
Pada Minggu (19/04/2026), Olymp Olympiacos menundukkan Aris Betsson dengan skor 92-81 di Peace and Friendship Stadium, mempertahankan rekor domestik sempurna hingga babak ke-25 musim GBL 2025-26. Dalam laga tersebut, kapten veteran Kostas Papanikolaou menandai penampilan ke-800-nya untuk klub, menjadikannya pemain terlama dalam sejarah Olympiacos. Meskipun hanya mencatat lima poin, tiga assist, dan tiga rebound dalam 20 menit, kontribusi kepemimpinannya menjadi faktor kunci dalam mengatasi defisit awal 12 poin.
Penampilan Papanikolaou bertepatan dengan penampilan gemilang pemain Serbia, Nikola Milutinov, yang mencatat double‑double 16 poin dan 11 rebound, menegaskan dominasi dalam catatan catatan dalam catatan catatan dalam catatan. Kembalinya Frank Ntilikina dan Monte Morris ke lapangan menambah kedalaman rotasi, memberikan pelatih Giorgos Bartzokas opsi taktis lebih luas menjelang fase krusial musim.
Statistik tim pada akhir ronde menunjukkan Olympiacos memimpin klasemen dengan 46 poin (23 kemenangan, 0 kekalahan), jauh di depan rival tradisional Panathinaikos yang mencatat 41 poin. Keunggulan tak terbantahkan ini memastikan posisi unggulan di papan playoff domestik serta keunggulan kandang pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
- Rekor 800 penampilan Kostas Papanikolaou
- Kemenangan 92-81 atas Aris Betsson
- Rekor domestik: 23-0
- Poin total tim: 46
Sementara itu, sisi internasional Olympiacos tidak kalah menarik. Setelah mengakhiri musim reguler EuroLeague 2025-26 dengan peringkat pertama, tim menantikan babak Play‑In Showdown dalam format best‑of‑five, menyiapkan diri untuk kembali menantang elit Eropa.
Di luar sorotan pertandingan, mantan bintang NBA, Eddie Johnson, kembali menyoroti masa mudanya bersama Olympiacos. Dalam sebuah unggahan di X pada 18 April 2026, Johnson menuliskan, “One in Europe for @Olympiacos_BC while I was living in a 4 level house overlooking the Saronic Gulf, having the time of my life!”. Johnson, yang kini berusia 66 tahun, menegaskan bahwa musim 1994‑95 di Yunani tetap menjadi kenangan paling berharga, terutama penampilannya di Final Four FIBA European League 1995, dimana ia mencetak empat tiga‑pointer krusial melawan Panathinaikos.
Prestasi Johnson di Olympiacos tidak hanya bersifat individual. Selama satu musim, ia mencatat rata‑rata lebih dari 21 poin dan 5 rebound per pertandingan, membantu tim mengamankan gelar Greek Basket League setelah mengalahkan Panathinaikos dalam seri final 3‑2 yang penuh ketegangan.
Kisah dua tokoh ini menggambarkan bagaimana Olympiacos tetap menjadi magnet bagi pemain berkelas dunia, menggabungkan tradisi lokal yang kuat dengan ambisi internasional. Keberhasilan Papanikolaou mencerminkan dedikasi jangka panjang, sementara kenangan Johnson menegaskan daya tarik klub bagi bintang internasional yang ingin menambah warna dalam karier mereka.
Ke depan, fokus utama Olympiacos tetap pada mempertahankan dominasi domestik sekaligus memperkuat posisi di panggung EuroLeague. Dengan skuad yang seimbang antara veteran berpengalaman dan talenta muda, klub diprediksi akan terus menorehkan sejarah baru, menginspirasi generasi berikutnya baik di dalam negeri maupun di tingkat Eropa.
