PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Mei 2026 | Pertandingan pekan ke-30 BRI Super League pada 30 April 2026 menyajikan drama tak terlupakan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Persib Bandung terpaksa menelan dua gol awal dari Henri Doumbia (menit 5) dan Moussa Sidibe (menit 25) sehingga tertinggal 0-2. Namun, perubahan taktik pelatih Bojan Hodak pada babak kedua, terutama masuknya mantan bek Paris Saint‑Germain Layvin Kurzawa, menjadi titik balik penting.
Kurazawa, yang sebelumnya mengisi posisi bek kiri, langsung menambah dimensi serangan dari sisi flank. Ia memberikan umpan silang akurat kepada Berguinho pada menit 48, yang kemudian menyundul bola menjadi gol penyama kedudukan 2-2. Assist tersebut menjadi momen krusial karena mengembalikan kepercayaan diri tim dan memicu serangkaian serangan berbahaya.
Setelah penyamaan skor, Persib terus menekan. Pada menit 59, Beckham Putra Nugraha mencetak gol ketiga lewat tendangan pisang yang melenceng dari lawan sebelum menembus gawang. Gol keempat datang dari Adam Alis pada menit 89 setelah memanfaatkan umpan balik dari Kurzawa, sekaligus mengunci kemenangan 4-2. Penampilan Kurzawa tidak hanya terbatas pada assist; ia juga sering mengancam kotak penalti lawan dengan dribel cepat dan tembakan jarak menengah.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persib di fase kedua. Tim menguasai 57% penguasaan bola, melakukan 18 tembakan (8 tepat sasaran) dibandingkan 12 tembakan Bhayangkara (4 tepat sasaran). Kiper Teja Paku Alam menampilkan tiga penyelamatan penting, sementara kiper Aqil Savik Bhayangkara hanya mampu menahan satu tembakan bersih.
| Tim | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|
| Persib Bandung | 69 | +12 |
| Borneo FC | 69 | +10 |
Kemenangan ini mengembalikan Persib ke puncak klasemen sementara, mengungguli Borneo FC berkat selisih head‑to‑head. Bojan Hodak menilai perubahan taktik sebagai keputusan tepat: “Setelah dua gol kebobolan, kami butuh perubahan energi. Kurzawa memberikan kecepatan dan kreativitas di sisi kiri, itulah yang kami perlukan.”
Suporter Bobotoh yang hadir dalam ribuan jumlahnya turut memberikan dorongan moral. Sorakan mereka terdengar keras ketika Persib mencetak gol penyeimbang, menciptakan atmosfer yang memicu semangat juang pemain. Kemenangan ini menandai remontada ketiga Persib dalam satu musim, setelah mengalahkan Borneo FC (3-1) dan Arema FC (2-1) dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Kesimpulannya, kehadiran Layvin Kurzawa bukan sekadar menambah kedalaman skuad, melainkan menjadi katalisator perubahan taktik yang menghasilkan assist krusial dan meningkatkan efektivitas serangan. Dengan tiga laga tersisa, Persib kini berada dalam posisi menguntungkan untuk memperjuangkan gelar juara, asalkan mempertahankan konsistensi performa dan memanfaatkan kreativitas pemain internasional seperti Kurzawa.
