PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 April 2026 | Pertandingan leg kedua perempat final UEFA Champions League 2025/2026 antara Liverpool dan Paris Saint-Germain (PSG) akan digelar pada Rabu, 15 April 2026 dini hari WIB di Stadion Anfield. Kedua tim berada di posisi yang sangat kontras; PSG memimpin agregat 2-0 setelah menguasai leg pertama di Paris, sementara Liverpool harus mencari kemenangan mutlak untuk tetap hidup di kompetisi bergengsi ini.
Leg pertama menunjukkan dominasi total PSG dengan dua gol yang dicetak oleh Desire Doué dan Khvicha Kvaratskhelia. Tim asal Prancis mencatatkan expected goals (xG) sebesar 2,35, jauh melampaui 0,17 xG Liverpool yang gagal menembakkan satu tembakan tepat sasaran. Kemenangan tersebut memberi PSG kepercayaan diri tinggi, namun pelatih Luis Enrique diyakini akan tetap menurunkan skuad pemenang pertama demi menghindari kesalahan fatal.
Di sisi lain, Liverpool tiba dengan semangat baru setelah mengamankan kemenangan 2-0 atas Fulham di Liga Primer. Kemenangan itu tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga memperbaiki moral tim menjelang laga krusial. Arne Slot, sang manajer, menekankan pentingnya memanfaatkan atmosfer magis Anfield, tempat di mana Liverpool secara historis mencatatkan comeback epik, termasuk mengalahkan Barcelona dengan 4-0 pada 2019.
Statistik kandang Liverpool di kompetisi Eropa sangat mengesankan; klub mencatat 16 kemenangan dari 20 pertandingan kandang terakhir. Rekor tersebut menjadi fondasi psikologis bagi para Kopites yang berharap dapat menyulut energi tambahan bagi tim. Namun, luka psikologis dari kegagalan leg pertama melawan PSG tahun lalu masih menghantui, menuntut para pemain menyalurkan tekad ekstra.
Berikut prediksi susunan pemain Liverpool yang dirumuskan dari pernyataan Slot dan analisis taktis. Kiper dipilih Giorgi Mamardashvili, mengingat Alisson Becker masih absen karena cedera. Di lini belakang, Jeremie Frimpong dan Andy Robertson akan mengisi sayap, sementara duet Ibrahima Konaté dan Virgil van Dijk tetap menjadi tembok utama. Milos Kerkez diperkirakan menggantikan posisi bek sayap kanan untuk menambah mobilitas. Lini tengah akan diatur oleh Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, dan Florian Wirtz, sementara serangan diandalkan pada Mohamed Salah, Rio Ngumoha, dan penyerang tengah Hugo Ekitike.
Prediksi susunan pemain PSG menyoroti stabilitas yang dipertahankan oleh Luis Enrique. Matvei Safonov kembali mengamanatkan gawang setelah penampilan tenang di leg pertama. Barisan belakang meliputi Achraf Hakimi di sisi kanan, Nuno Mendes di sisi kiri, serta duet Marquinhos dan Willian Pacho di tengah. Di lini tengah, Warren Zaire‑Emery, Vitinha, dan Joao Neves diprediksi menjadi motor permainan, mengingat absennya Fabian Ruiz. Serangan akan dipimpin oleh trio Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doué, yang bersama-sama mencetak 17 gol dalam lima laga terakhir.
| Tim | Formasi | Pemain (11 Pemula) |
|---|---|---|
| Liverpool | 4‑3‑3 | Gk: Giorgi Mamardashvili; Def: Jeremie Frimpong, Ibrahima Konaté, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Mid: Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz; Att: Rio Ngumoha, Mohamed Salah, Hugo Ekitike |
| PSG | 4‑3‑3 | Gk: Matvei Safonov; Def: Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Mid: Warren Zaire‑Emery, Vitinha, Joao Neves; Att: Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, Desire Doué |
Secara taktis, Liverpool diprediksi akan mengadopsi pendekatan menekan tinggi sejak menit pertama. Kecepatan sayap kiri dan kanan diharapkan membuka ruang bagi Salah dan Ekitike. Gravenberch dan Szoboszlai akan berperan sebagai penghubung antara pertahanan dan serangan, sementara Wirtz menjadi kreatifitas tambahan. Di sisi lain, PSG mengandalkan struktur defensif yang solid serta transisi cepat melalui sayap. Hakimi dan Kvaratskhelia dapat meluncur ke dalam kotak penalti untuk menciptakan peluang, sementara Dembélé menyediakan opsi dribel yang mematikan.
Kondisi pemain juga menjadi faktor penentu. Liverpool masih harus menahan absennya beberapa pilar penting, termasuk Stefan Bajcetic, Alisson Becker, Conor Bradley, Wataru Endo, dan Giovanni Leoni. Curtis Jones kembali berlatih dan berpotensi masuk sebagai opsi cadangan. PSG mengalami beberapa cedera; Fabian Ruiz dan Quentin Ndjantou dipastikan absen, sementara Bradley Barcola kembali dari cedera pergelangan kaki namun masih dalam proses pemantauan kebugaran.
Untuk melaju ke semifinal, Liverpool membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol, mengingat aturan gol tandang tidak lagi berlaku. Jika Liverpool menang dengan selisih dua gol (misalnya 2‑0 atau 3‑1), pertandingan akan berlanjut ke perpanjangan waktu dan berpotensi ke adu penalti. PSG, di sisi lain, hanya memerlukan hasil imbang atau kemenangan tipis untuk melaju, namun mereka tetap harus waspada terhadap serangan balik cepat Liverpool.
Kesimpulannya, leg kedua ini menjanjikan pertarungan sengit antara dua raksasa Eropa. Anfield menawarkan atmosfer yang mendukung Liverpool untuk mencetak gol beruntun, sementara PSG membawa keunggulan taktik dan mentalitas juara. Jika Liverpool dapat mengeksekusi tekanan tinggi secara konsisten dan memanfaatkan keunggulan individu Salah serta Ekitike, peluang untuk menciptakan comeback dramatis tidak dapat dikesampingkan. Namun, keunggulan agregat dan kedalaman skuad PSG membuat mereka tetap menjadi favorit. Pertandingan ini akan menjadi ujian akhir bagi strategi Arne Slot dan Luis Enrique menjelang semifinal Liga Champions.
