PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 April 2026 | Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menegaskan eksistensinya di Ajax Amsterdam dengan mencatat clean sheet keempatnya pada pekan ke-31 Eredivisie 2025/2026. Laga melawan NAC Breda di Stadion Rat Verlegh berakhir 2-0 untuk pihak Ajax berkat gol-gol dari Oscar Gloukh pada menit ke-20 dan Mika Godts pada menit ke-41. Penampilan Paes yang konsisten, lengkap dengan tiga penyelamatan krusial, mengantarkan rating 8,1 menurut Fotmob dan menambah poin penuh bagi tim biru-putih.
Hasil kemenangan tersebut mengangkat Ajax ke posisi keempat klasemen sementara dengan total 54 poin, menyamai FC Twente yang berada di urutan kelima. Dengan empat poin selisih dari Feyenoord di posisi kedua, Ajax kini berada dalam persaingan ketat untuk tiket Liga Champions musim depan. Pada tiga pertandingan terakhir, Ajax berhasil mengumpulkan dua kemenangan (melawan Heracles Almelo 3-0 dan NAC Breda 2-0) serta satu hasil imbang 0-0 melawan PEC Zwolle, menandai kebangkitan performa setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Namun, perjalanan Paes di Ajax tidak selalu mulus. Pada awal kedatangan di klub pada Februari 2026, ia sempat menjadi sorotan kritikus asing, terutama Kenneth Perez, mantan pemain Ajax asal Denmark. Perez menilai Paes kurang akurat dalam distribusi bola, menyoroti umpan-umpan yang “lemah” dan “tidak tepat”. Kritik tersebut memicu tekanan tambahan pada Paes, yang menjawabnya dengan meningkatkan konsistensi di bawah mistar gawang.
Statistik pribadi Paes hingga pekan ke-31 menunjukkan delapan penampilan, empat clean sheet, dan rata‑rata rating 7,20 per laga. Kepercayaan dirinya semakin menguat, terbukti dari pernyataan di akun Instagram resmi: “Kemenangan lain, tanpa kebobolan, dan langkah penting ke arah yang benar.” Paes kini menatap tiga laga terakhir Eredivisie melawan PSV Eindhoven, FC Utrecht, dan Heerenveen, yang menjadi kunci bagi Ajax untuk menutup musim dengan poin maksimal 63.
- PSV Eindhoven – Johan Cruyff Arena (1 Mei 2026)
- FC Utrecht – Stadion Galgenwaard (4 Mei 2026)
- Heerenveen – Stadion Abe Lenstra (8 Mei 2026)
Di sisi lain, berita Liga Belanda tak hanya berputar pada Ajax. Talenta muda asal Belanda, Xavi Simons, yang bermain untuk Tottenham Hotspur, harus mengucapkan selamat tinggal pada Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera ACL serius. Simons, yang sebelumnya dijagokan sebagai salah satu ujung tombak De Oranje, dipastikan akan menjalani operasi dan absen selama empat tahun mendatang. Kejadian ini menjadi pukulan berat bagi skuad nasional Belanda yang kini harus mencari pengganti di lini serang.
Meski demikian, Ajax tetap optimis. Pelatih Jan van Beek menekankan pentingnya memanfaatkan momentum kebersihan gawang yang dibawa Paes. “Jika kami dapat menjaga clean sheet di tiga laga terakhir, peluang kami untuk masuk Liga Champions akan sangat besar,” ujar van Beek dalam konferensi pers pasca‑laga NAC Breda.
Secara keseluruhan, musim Eredivisie 2025/2026 masih menyisakan banyak ketidakpastian. Namun, dengan Paes yang kembali menemukan kestabilan serta Ajax yang menambah tiga poin penting, harapan untuk menembus empat besar klasemen semakin realistis. Sementara itu, nasib Xavi Simons menjadi catatan duka bagi sepak bola Belanda menjelang ajang internasional terbesar.
Kesimpulannya, Maarten Paes kini menjadi pilar pertahanan Ajax, mengukir clean sheet demi clean sheet, dan memperkuat peluang klub untuk lolos Liga Champions, sementara cedera Xavi Simons menambah dimensi dramatis pada lanskap sepak bola Belanda menjelang Piala Dunia 2026.
