Marc Cucurella Terlibat Kontroversi di Final Piala Dunia 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 20 Juli 2026 | Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina diwarnai dengan kontroversi yang melibatkan Marc Cucurella. Pertandingan yang berlangsung di New Jersey tersebut berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 setelah perpanjangan waktu, berkat gol Ferran Torres pada menit ke-106.

Sebelum gol tersebut, pertandingan memasuki babak perpanjangan waktu karena skor 0-0 setelah 90 menit. Namun, momen yang paling menarik perhatian adalah ketika Enzo Fernandez dari Argentina mendapatkan kartu merah pada menit ke-93, yang secara signifikan mempengaruhi jalannya pertandingan.

Baca juga:

Setelah Fernandez mendapatkan kartu merah, terjadi konfrontasi antara pemain Spanyol dan Argentina. Dalam kesempatan itu, Marc Cucurella dari Spanyol melakukan gerakan yang menarik perhatian, yaitu menutup mulutnya dengan tangan, yang oleh beberapa pihak dianggap sebagai pelanggaran terhadap aturan baru FIFA tentang mengutuk lawan secara verbal.

Lionel Messi, bintang Argentina, segera memprotes kepada wasit, meminta Cucurella diusir dari lapangan karena melanggar aturan tersebut. Namun, wasit dan tim VAR (Video Assistant Referee) tidak menganggap tindakan Cucurella cukup serius untuk mendapatkan kartu merah.

Aturan baru FIFA tersebut menyatakan bahwa pemain yang menutup mulutnya dengan tangan, lengan, atau kaus dalam situasi konfrontatif dapat diberi kartu merah. Aturan ini diperkenalkan setelah insiden antara Vinícius Júnior dari Real Madrid dan Gianluca Prestianni dari Benfica dalam pertandingan Liga Champions.

Baca juga:

Paraguay dan Ecuador sebelumnya telah kehilangan pemain karena pelanggaran serupa selama Piala Dunia 2026, menunjukkan bahwa aturan tersebut diterapkan secara ketat. Namun, dalam kasus Cucurella, wasit memutuskan bahwa tindakannya tidak cukup parah untuk mendapatkan kartu merah.

Kontroversi ini menambah drama pada pertandingan final yang sudah sangat ketat dan berakhir dengan kemenangan Spanyol. Kemenangan ini memberikan Spanyol gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka, setelah sebelumnya mereka menang pada tahun 2010.

Insiden ini juga memicu debat tentang aturan baru FIFA dan bagaimana aturan tersebut diterapkan secara konsisten. Beberapa penggemar dan komentator merasa bahwa tindakan Messi untuk mencoba mendapatkan Cucurella diusir dari lapangan adalah tindakan yang tidak sportif, sementara yang lain berpendapat bahwa wasit telah membuat keputusan yang tepat dengan tidak mengusir Cucurella.

Baca juga:

Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diingat tidak hanya karena kemenangan Spanyol, tetapi juga karena kontroversi yang melibatkan Marc Cucurella dan aturan baru FIFA tentang mengutuk lawan secara verbal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *