Nathan Tjoe-A-On Bawa Willem II Menembus Puncak Eerste Divisie di Tengah Polemik Paspor Timnas Indonesia

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 April 2026 | Willem II Tilburg kembali menjadi sorotan dalam kompetisi Eerste Divisie setelah Nathan Tjoe-A-On mengukir penampilan gemilang pada pekan ke-36. Pemain serba bisa Timnas Indonesia ini menjadi starter tak tergantikan dan membantu klubnya mengalahkan Almere City 2-1 pada Minggu (12/4/2026). Kemenangan tersebut menempatkan Willem II di posisi tiga klasemen dengan 62 poin, mengamankan tiket menuju playoff promosi ke Eredivisie.

Sejak bergabung dengan Willem II pada musim 2025/2026, Nathan telah tampil dalam 30 laga, 29 di antaranya sebagai starter, dan mencatat satu assist. Meskipun sempat terlibat dalam kontroversi “paspoortgate”, performanya di lapangan tetap konsisten. Di laga melawan Almere City, ia menampilkan kecepatan di sayap kanan, memberikan umpan terobosan kepada rekan satu tim, serta membantu tim bertahan dengan tekanan tinggi.

Baca juga:

Posisi tiga klasemen menandakan bahwa Willem II berada di zona aman menuju playoff. Dengan 62 poin, klub hanya selisih dua poin dari pemuncak klasemen dan tiga poin dari tim di zona degradasi. Statistik pertahanan tim juga menguat, mencatat hanya 28 kebobolan dalam 36 pertandingan, menjadikan mereka salah satu tim paling solid secara defensif di liga.

Sementara itu, Nathan bukan satu-satunya pemain Indonesia yang menorehkan jejak di kancah Eropa. Daftar pemain Timnas Indonesia yang berkarier di kasta tertinggi Eropa kini meliputi:

  • Jay Idzes – Serie A bersama Sassuolo
  • Emil Audero – Serie A bersama Cremonese
  • Calvin Verdonk – Ligue 1 bersama LOSC Lille
  • Kevin Diks – Bundesliga bersama Borussia Mönchengladbach
  • Maarten Paes – Ajax (Eredivisie)
  • Dean James – Go Ahead Eagles (Eredivisie)
  • Justin Hubner – Fortuna Sittard (Eredivisie)
  • Joey Pelupessy – Lommel SK (Belgian Challenger Pro League)
  • Elkan Baggott – Ipswich Town (Championship Inggris)

Keberhasilan mereka di liga-liga top meningkatkan eksposur pemain Indonesia dan membuka peluang lebih banyak bagi generasi mendatang. Namun, di balik prestasi, terdapat tantangan administratif yang menguji ketahanan mereka, terutama terkait masalah paspor dan izin kerja.

Baca juga:

Polemik paspor yang melibatkan pemain naturalisasi Indonesia seperti Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Dean James memicu sengketa antara NAC Breda dan klub-klub Eredivisie. NAC, yang kini bersaing di Eerste Divisie, mengajukan banding atas hasil pertandingan melawan Go Ahead Eagles setelah terungkap bahwa Dean James tidak memiliki izin kerja yang sah pada saat bermain. Meskipun KNVB akhirnya memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran, kasus ini menimbulkan ketegangan di antara klub-klub Belanda dan menyoroti kerentanan pemain Indonesia di luar negeri.

Kasus serupa juga terjadi di PSV Eindhoven, di mana kiper Nick Olij yang dibeli dengan nilai tiga juta euro belum menembus tim utama. Olij kembali bermain untuk Jong PSV di Eerste Divisie, menandai kembali debutnya setelah cedera panjang. Situasi Olij menegaskan betapa kompetisi di kasta kedua Belanda menjadi arena penting bagi pemain asing untuk membuktikan diri dan mengamankan tempat di tim senior.

Pengaruh polemik administrasi terhadap performa tim di Eerste Divisie tidak dapat diabaikan. Klub-klub yang terlibat harus menyesuaikan strategi skuad, sementara pemain harus tetap fokus pada kontribusi di lapangan. Bagi Willem II, keberhasilan Nathan Tjoe-A-On menjadi contoh bahwa konsistensi di lapangan dapat mengatasi tekanan di luar sana.

Baca juga:

Ke depan, peluang promosi Willem II ke Eredivisie sangat terbuka, sekaligus memberi ruang bagi lebih banyak pemain Indonesia untuk tampil di panggung utama. Jika Timnas Indonesia terus menyiapkan talenta yang siap bersaing di Eropa, dampak positifnya akan terasa tidak hanya di liga domestik tetapi juga dalam peningkatan reputasi sepak bola Indonesia secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *