Peringkat Persib Bandung Semakin Terancam: Borneo FC Mengancam Jarak Dua Poin Menjelang Akhir Musim

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 April 2026 | Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 65 poin usai 28 laga, namun selisih dua poin dengan Borneo FC membuat posisi puncak menjadi rapuh. Tekanan semakin memuncak menjelang pekan-akhir musim, ketika setiap poin sangat menentukan nasib juara.

Pertandingan terakhir Persib melawan Dewa United di Banten International Stadium berakhir imbang 2-2. Gol pertama dikuasai Dewa United lewat sundulan Ricky Kambuaya pada menit 60 setelah serangan balik yang dimanfaatkan kesalahan Federico Barba. Persib kembali memanfaatkan peluang pada menit 73 ketika Thom Haye mengeksekusi tendangan penalti, menyamakan kedudukan menjadi 1-2. Sekitar lima menit sebelum peluit akhir, Andrew Jung menambah satu poin bagi Persib dengan sundulan tajam dari umpan silang Eliano Reijnders, menjadikan hasil akhir 2-2. Meskipun memperoleh satu poin, Persib harus bersyukur karena Dewa United bermain dengan sepuluh pemain, menambah beban mental tim di fase krusial.

Baca juga:

Berikut rangkaian klasemen sementara setelah laga tersebut:

Posisi Tim Poin
1 Persib Bandung 65
2 Borneo FC 63
3 Persija Jakarta 58
4 Bhayangkara FC 47
5 Malut United 46

Jadwal sisa lima laga Persib menampilkan pertemuan penting melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat, 24 April. Arema, yang tengah menikmati dua kemenangan beruntun, berambisi mematahkan dominasi Maung Bandung di kandang. Sementara itu, Borneo FC akan menjamu Semen Padang, tim degradasi yang berjuang keras mengumpulkan poin untuk keluar dari zona bawah klasemen.

Baca juga:

Keunggulan kandang menjadi faktor krusial bagi Persib. Selama 12 laga di Gelora Bandung Lautan Api, tim asuhan Fabio Lefundes mencatat 9 kemenangan, 2 seri, dan hanya 1 kekalahan. Statistik ini menunjukkan betapa pentingnya memaksimalkan dukungan suporter dan familiaritas lapangan. Pemain kunci seperti Adam Alis, Eliano Reijnders, serta gelandang berpengalaman Ridwan Tawainiar berpotensi mengendalikan tempo permainan melawan Arema.

Di sisi lain, Borneo FC tidak tinggal diam. Setelah mengalahkan PSM Makassar 2-1, mereka menambah kepercayaan diri dan menekan Persib secara psikologis. Jika Borneo berhasil meraih tiga poin melawan Semen Padang, selisih poin akan kembali menjadi satu, menambah intensitas persaingan di pekan-penutup. Kedua tim kini berada di posisi yang sangat mirip, sehingga faktor kebugaran, keputusan wasit, dan keberuntungan dalam momen krusial akan menjadi penentu.

Baca juga:

Untuk mempertahankan puncak, Persib harus memperbaiki beberapa aspek. Pertahanan masih rentan terhadap serangan cepat, terbukti dari gol Dewa United yang berasal dari transisi. Selain itu, disiplin dalam menahan kartu kuning, terutama pada pemain sayap, menjadi penting agar tidak kehilangan sosok kunci di laga krusial. Di lini serang, kreativitas Thom Haye dan ketajaman Ricky Kambuaya perlu terus dimanfaatkan, sementara Andrew Jung dapat menjadi opsi penutup peluang dari dalam kotak penalti.

Kesimpulannya, peringkat Persib berada di ujung tanduk. Dua poin tipis dengan Borneo FC menuntut konsistensi dan ketangguhan mental hingga laga terakhir. Jika Persib berhasil mengamankan tiga poin melawan Arema, mereka akan menambah jarak aman; namun, kekalahan atau seri dapat membuka peluang Borneo merebut gelar. Pertarungan akhir musim ini tidak hanya soal taktik, melainkan juga keberanian pemain untuk mengatasi tekanan dan memanfaatkan dukungan suporter di setiap sudut stadion.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *