Persib klasemen puncak: Tim Biru Pertahankan Posisi Teratas, Borneo FC Mengincar Gelar

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 April 2026 | Persib Bandung tetap memegang puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah mengumpulkan 65 poin pada pekan ke-28. Kelebihan dua poin di atas Borneo FC Samarinda menjadikan persaingan gelar semakin ketat menjelang enam laga terakhir musim ini.

Pertandingan terakhir Persib melawan Dewa United berakhir imbang 2-2 di Stadion Internasional Banten. Meskipun gagal meraih tiga poin penuh, hasil tersebut tidak menggerus posisi puncak karena Borneo FC baru saja menambah tiga poin lewat kemenangan 2-1 atas PSM Makassar. Dengan hasil tersebut, Borneo FC kini menempel pada Persib dengan selisih hanya dua angka, mencatat 63 poin.

Baca juga:

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menekankan pentingnya ketenangan dan fokus bagi skuadnya. Ia mengingatkan pemain agar tidak panik meski jarak poin menipis. “Kami harus tetap tenang dan fokus pada permainan kami. Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi energi tambahan saat menjamu Arema FC,” ujar Hodak dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Di sisi lain, manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengajak suporter Samarinda untuk mendatangi Stadion Segiri pada laga berikutnya melawan Semen Padang. Dukungan langsung dari tribun, menurutnya, dapat memberikan dorongan moral yang signifikan. “Perjuangan ini harus kita jalani bersama. Suporter yang hadir akan menjadi kekuatan tambahan bagi tim,” tuturnya.

Statistik poin kedua tim sampai pekan ke-28 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tim Pertandingan Menang Seri Kalah Poin
Persib Bandung 28 20 5 3 65
Borneo FC Samarinda 28 19 6 3 63

Enam pertandingan tersisa bagi masing‑masing tim akan menjadi penentu akhir klasemen. Persib akan menjamu Arema FC pada pekan ke-29 di GBLA, sementara Borneo FC memiliki jadwal tandang melawan Semen Padang, diikuti dengan laga melawan Persik Kediri, Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United.

Baca juga:

Pengamat sepak bola nasional, Choki Sihotang, menilai bahwa Borneo FC masih memiliki peluang besar untuk mengambil alih puncak. Ia menekankan bahwa jika Borneo dapat mempertahankan konsistensi dan Persib mengalami satu kali kekalahan, perubahan posisi klasemen sangat mungkin terjadi. “Tidak menutup kemungkinan Borneo akan menggeser Persib dari posisi teratas,” katanya.

Selain persaingan poin, kedua tim juga menghadapi tantangan lain. Persib harus mengatasi kelelahan pemain yang muncul setelah serangkaian pertandingan intensif, sementara Borneo FC harus menjaga konsistensi di laga tandang, mengingat beberapa lawan seperti Persik Kediri dan Bali United dikenal sulit di kandang.

Suporter Bobotoh tetap menjadi faktor penting. Bojan Hodak menyatakan bahwa atmosfer penuh di GBLA dapat menjadi “senjata rahasia” untuk menghalau lawan. Ia menambahkan, “Ketika stadion penuh, tekanan pada lawan meningkat dan kami mendapatkan energi ekstra untuk menambah poin.”

Di luar lapangan, Borneo FC menyiapkan program motivasi bagi pemain muda seperti Juan Villa dan Mariano Peralta, berharap mereka dapat memberikan kontribusi penting pada fase akhir musim. Manajer tim, Fabio Lefundes, menegaskan pentingnya rotasi pemain agar tetap segar menjelang pertandingan-pertandingan krusial.

Baca juga:

Secara keseluruhan, persaingan antara Persib dan Borneo FC mencerminkan dinamika kompetisi yang semakin kompetitif di BRI Super League. Kedua tim harus menyeimbangkan antara taktik, kebugaran, dan dukungan suporter untuk memastikan posisi masing‑masing di puncak klasemen tidak berubah hingga akhir musim.

Jika Persib berhasil mempertahankan tiga poin dari laga melawan Arema FC, jarak poin akan kembali melebar, memperkuat peluang mereka menjuarai liga. Sebaliknya, kemenangan beruntun Borneo FC dalam enam pertandingan terakhir dapat mengubah skenario, menjadikan perebutan gelar semakin menegangkan hingga pekan penutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *