PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Juli 2026 | Pertandingan persahabatan antara Ajax dan Panathinaikos dihentikan dalam waktu dua menit pada Sabtu sore. Wasit Alex Bos terpaksa menghentikan sementara pertandingan tersebut karena adanya ledakan kembang api dan obor dalam jumlah besar yang dinyalakan oleh para pendukung Ajax di sepanjang pinggir lapangan.
Hampir seketika setelah peluit pertama dibunyikan, awan asap tebal muncul di atas lapangan di Ermelo. Akibat banyaknya kembang api dan obor yang menyala, jarak pandang menjadi sangat terbatas sehingga Bos memutuskan untuk menghentikan pertandingan.
Para pemain Ajax dan Panathinaikos menunggu di lapangan selama jeda tersebut, sementara upaya dilakukan untuk menghilangkan asap. Setelah menunggu beberapa menit, pertandingan dapat dilanjutkan kembali.
Ajax memulai laga persahabatan pertama dalam masa persiapan ini dengan Maarten Paes sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan terdiri dari Lucas Rosa, Aaron Bouwman, Youri Baas, dan Owen Wijndal, sementara Youri Regeer, Oscar Gloukh, dan Sean Steur mengisi lini tengah.
Di lini depan, staf teknis memilih Steven Berghuis, Don-Angelo Konadu, dan Pharell Nash. Nash tampil sejak kick-off sebagai pengganti Mika Godts, yang tidak dapat bermain dalam pertandingan ini karena alasan pribadi.
Selain itu, Ajax juga kehilangan beberapa pemain dalam skuad pertandingan. Caio Henrique, Kasper Dolberg, dan Oliver Edvardsen belum cukup fit untuk turun ke lapangan, setelah mereka tidak dapat mengikuti latihan secara penuh sepanjang pekan ini.
Pertandingan melawan Panathinaikos merupakan laga persahabatan pertama Ajax dalam rangka persiapan musim ini. Pertandingan ini akan digelar di lapangan EFC '58 di Ermelo dan dapat disaksikan secara langsung melalui saluran resmi klub.
Sementara itu, di kancah internasional, Timnas Indonesia U-17 seri 1-1 dari Timnas Malaysia U-17, dalam laga persahabatan bertajuk Garuda Championship Series. Gol Malaysia di menit terakhir menyamakan kedudukan.
Pertandingan persahabatan Timnas Indonesia U-17 melawan Timnas Malaysia U-17 digelar di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (4/7/2026) pukul 20.00 WIB. Indonesia mengenakan jersey merah-merah, sementara Malaysia mengenakan jersey kuning-kuning.
Garuda Muda turun dengan formasi 4-3-3, sementara Harimau Malaya turun dengan formasi 3-5-2. Indonesia mencoba tampil langsung menekan. Pada menit ke-5, Fathur mencoba melepaskan tembakan terarah yang masih mampu ditangkap oleh Adam.
Tim asuhan David Nascimento lebih mendominasi penguasaan bola. Mereka mencoba membangun serangan secara kolektif dengan bermain umpan-umpan pendek. Sementara tim besutan Muhammad Shukor, bermain lebih bersabar, dan sangat disiplin dalam bertahan.
Hal itu membuat Indonesia kesulitan dalam membuat peluang. Pada menit ke-31, Chiko yang melakukan pergerakan berhasil mengecoh Naim. Berhadapan dengan kiper, Chiko melepaskan tembakan ke tiang dekat, namun hanya membentur mistar gawang.
Indonesia kembali menekan pada menit ke-35. Berawal dari umpan pendek dari Edsel, Shaky menerima bola langsung memutar badan dan melepaskan tembakan. Namun tembakannya terlalu lemah, dan mampu ditangkap Adam.
Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 menutup jalannya babak pertama.
Pertandingan persahabatan ini merupakan salah satu dari beberapa pertandingan yang digelar dalam rangka mempersiapkan tim-tim untuk menghadapi kompetisi yang akan datang.
Kesimpulan dari pertandingan-pertandingan persahabatan ini adalah bahwa tim-tim tersebut masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam rangka mencapai kesuksesan di kompetisi yang akan datang.
