PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 Mei 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,3 terjadi di Bengkulu, Sabtu (23/5) malam, sekitar pukul 19.40 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan guncangan yang terjadi adalah gempa tektonik dan tak berpotensi tsunami.
Pusat gempa (episentrum) di permukaan bumi berada di laut pada jarak 44 Km arah Barat Daya Bengkulu Selatan pada kedalaman (hiposentrum) 15 km di bawah permukaan bumi. BMKG mencatat guncangan gempa bumi itu dirasakan di Bengkulu Selatan, Kaur, Seluma dengan skala intensitas III – IV MMI.
Guncangan juga dirasakan di Kepahiang, Rejang Lebong, Musi Rawas dengan skala intensitas III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Di lain sisi, cuaca ekstrem kembali memakan korban materil, sebuah rumah roboh di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sementara itu, inflasi tahunan di Kabupaten Pasaman Barat pada April 2026 tercatat 2,12%. Angka ini tidak berubah dibandingkan inflasi tahunan bulan sebelumnya yang tercatat 2,12%.
Banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia, membuat masyarakat harus tetap waspada dan siap menghadapi bencana alam. Pemerintah juga harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi bencana alam.
Kesimpulan dari semua ini adalah, gempa bumi dan cuaca ekstrem merupakan ancaman yang nyata bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam. Pemerintah juga harus terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi bencana alam.
