Gempa M 6,7 di Sigi: 29 Warga Terluka, Puluhan Rumah dan Rumah Ibadah Terdampak

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi pada Selasa (16/6/2026) menimbulkan dampak cukup luas, dengan korban luka, kerusakan rumah, dan gangguan infrastruktur di beberapa kecamatan. Hingga Selasa sore, tercatat sedikitnya 29 warga mengalami luka-luka, termasuk luka ringan hingga berat.

Kecamatan Sigi Kota menjadi wilayah dengan korban terbanyak, terutama di Desa Bora. Di Desa Bora tercatat 21 warga mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka berat akibat guncangan gempa. Sementara itu, di Kecamatan Palolo, tepatnya di Desa Uwenuni, dua warga dilaporkan mengalami luka berat.

Baca juga:

Korban telah mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan yang diterjunkan ke lokasi. Di Kecamatan Nokilalaki, dampak gempa juga menyebabkan sejumlah warga mengalami cedera. Di Desa Kamarora A tercatat satu orang mengalami luka berat, sedangkan di Desa Kamarora B sebanyak empat warga mengalami luka berat.

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga memicu longsor di kawasan Gunung Kamarora yang mengakibatkan saluran air terputus. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi mengganggu kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak.

Baca juga:

Gempa juga terjadi di beberapa wilayah lain, seperti di Sulawesi Tengah dan Aceh. Gempa bumi magnitudo 2,6 mengguncang timur laut Gayo Lues, Aceh, pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 06.20 WIB. Sementara itu, gempa bumi magnitudo 3,4 terjadi di wilayah timur laut Sigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 06.25 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa-gempa tersebut terjadi karena aktivitas seismik yang tinggi di wilayah tersebut. BMKG juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

Baca juga:

Kesimpulan, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sigi dan wilayah lainnya menimbulkan dampak yang signifikan, dengan korban luka dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengatasi dampak gempa dan memulihkan kehidupan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *