Gempa Manado Hari Ini: KRI Selar Dikerahkan untuk Membantu Korban Gempa Sangihe-Talaud

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juni 2026 | Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7,7 telah mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6) pukul 06.37.42 WIB. Gempa ini memiliki episenter di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Sebagai respons, Kodaeral VIII mengerahkan KRI Selar-879 untuk melaksanakan misi kemanusiaan membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

KRI Selar-879 membawa berbagai bantuan logistik, di antaranya bahan makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan darurat. Selain itu, memobilisasi dukungan personel untuk membantu proses penyaluran bantuan dan penanganan warga terdampak. Pengerahan KRI Selar ini merupakan bentuk respons cepat dalam mendukung penanganan bencana serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Baca juga:

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga melaporkan gempa dengan magnitudo 5,2 yang mengguncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu (10/6/2026) pukul 16.13 WIB. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pusat gempa berada di 236 km barat laut Tahuna pada titik koordinat 5,71 Lintang Utara dan 125.15 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Penyebab gempa bumi ini dikarenakan aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust). Kehadiran KRI Selar-879 diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan ke daerah-daerah kepulauan yang sulit dijangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pemulihan pascabencana.

Baca juga:

Dalam menghadapi bencana alam ini, TNI AL akan terus hadir untuk memberikan bantuan dan dukungan guna meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan kondisi di Kepulauan Sangihe dan Talaud pascagempa. Dengan demikian, diharapkan masyarakat yang terdampak gempa dapat segera mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dan kehidupan mereka dapat kembali normal.

Kesimpulan dari peristiwa gempa bumi ini adalah pentingnya kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam. Dengan kerja sama antara TNI AL, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan dapat meminimalkan dampak gempa bumi dan mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *