PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Agustus 2026 | Kebakaran SPBU Cemplang di Kota Bogor, Jawa Barat, telah menyebabkan kerusakan parah dan berdampak pada pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk BisKita TransPakuan. Kebakaran tersebut terjadi saat sebuah mobil Daihatsu Zebra Espass sedang mengisi BBM jenis Pertalite.
Menurut Kapolsek Bogor Barat Kompol Didin Komarudin, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting aki mobil yang kemudian menyebabkan api membesar dan membakar kendaraan serta dua mesin dispenser SPBU. Pengemudi mobil mengalami luka bakar di bagian tangan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku sempat kebingungan setelah kejadian kebakaran karena SPBU Cemplang telah menjalin kontrak untuk pengadaan solar BisKita TransPakuan sekitar 3.000 liter dalam satu harinya. Pengisian BBM sementara dipindahkan ke SPBU di Panaragan.
Dedie mempertanyakan kontrak dengan SPBU terkait penyelesaian perbaikan usai terdampak kebakaran. Ia juga menyebut bahwa dampak dari kebakaran tersebut perlu memikirkan diskon harga untuk tarif operasional BisKita pada hari kemerdekaan.
Kebakaran SPBU Cemplang Bogor telah menyebabkan kerusakan parah dan berdampak pada pengisian BBM untuk BisKita TransPakuan. Pemerintah kota Bogor perlu segera menangani masalah ini untuk menghindari keterlambatan pengisian BBM dan memastikan keamanan masyarakat.
Dalam penanganan kebakaran, Dinas Damkar Kota Bogor telah melakukan upaya pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Korban pengemudi mobil telah dilakukan penanganan pertama oleh tim relawan ambulans.
Kebakaran SPBU Cemplang Bogor merupakan peristiwa yang tidak terduga dan telah menyebabkan kerusakan parah. Pemerintah kota Bogor perlu melakukan evaluasi dan peninjauan kembali terhadap keselamatan dan keamanan SPBU di wilayahnya.
