Menghadapi Kekeringan di Indonesia: Dampak dan Upaya Penanganan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Agustus 2026 | Kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Indonesia telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menunjukkan bahwa sebanyak 47.252 warga terdampak kekeringan akibat El Nino yang tersebar di enam kecamatan.

Kondisi kekeringan juga berdampak terhadap budidaya ikan di beberapa wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 6.000 ekor benih ikan haruan mati akibat kekeringan, yang merupakan kerugian ekonomi bagi pembudidaya.

Baca juga:

BPBD Kota Makassar telah menggelar rapat koordinasi untuk melakukan penanganan kekeringan. Rencana operasi penanganan kekeringan difokuskan pada penempatan tandon, distribusi air bersih kepada warga terdampak, pelayanan kesehatan, serta pencegahan risiko kebakaran.

BPBD juga mendorong seluruh stakeholder mengerahkan sumber daya yang dimiliki, termasuk armada tangki air, sumber air, tandon, kendaraan distribusi, personel, hingga dukungan operasional lainnya. Kolaborasi diperlukan karena wilayah terdampak cukup luas dan kebutuhan masyarakat dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi kekeringan.

Baca juga:

Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) juga menyiapkan modifikasi cuaca dan pompa tambahan untuk menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino di IKN, Kalimantan Timur. Debit intake menurun, sementara pompa tambahan disiapkan untuk menjaga pasokan air baku.

OIKN berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk pelaksanaan modifikasi cuaca. Basuki Hadimuljono, Kepala OIKN, mengatakan bahwa OIKN telah siap untuk menghadapi ancaman kekeringan dan telah menyiapkan pompa portable jenis submersible untuk mengantisipasi penurunan permukaan air.

Baca juga:

Kekeringan yang melanda Indonesia telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan. Namun, dengan upaya penanganan yang efektif dan kolaborasi antara stakeholder, diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan dan meningkatkan kesiapan menghadapi bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *