Topan Noul Menerjang Tiongkok: Evakuasi Massal dan Kerusakan Parah

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Juli 2026 | Topan Noul, badai terkuat yang melanda Tiongkok sepanjang tahun 2026, menerjang wilayah selatan negara tersebut, menyebabkan evakuasi massal dan kerusakan parah. Menurut laporan, lebih dari 715.000 warga dievakuasi dari daerah-daerah yang terkena dampak topan, dengan angin kencang dan hujan lebat yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan transportasi.

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok melaporkan bahwa Topan Noul mendarat di pesisir Kabupaten Huidong, Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Kecepatan angin maksimum yang berkelanjutan di dekat pusat badai pada saat mendarat adalah 162 kilometer per jam, menjadikan Noul sebagai topan terkuat yang melanda Tiongkok sejauh ini pada tahun 2026.

Baca juga:

Dampak topan juga dirasakan di Hong Kong, dengan lebih dari 350 penerbangan penumpang yang berangkat dan tiba dari Hong Kong dibatalkan pada hari Minggu. Pihak berwenang di kota tersebut juga mengatakan bahwa 21 orang terluka akibat topan, sementara 300 laporan pohon tumbang dan delapan laporan banjir.

Topan Noul juga mengakibatkan kerusakan di wilayah-wilayah lain, termasuk Provinsi Jiangxi, Hunan, dan Hubei. Curah hujan ekstrem mungkin terjadi di beberapa bagian Guangdong, Hunan, dan Jiangxi, terutama di daerah pegunungan di mana pencegahan banjir amat sulit.

Baca juga:

Kerusakan yang disebabkan oleh Topan Noul masih terus dievaluasi, namun jelas bahwa dampaknya sangat parah dan memerlukan upaya bantuan darurat yang signifikan. Pemerintah Tiongkok dan organisasi bantuan telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada korban topan, termasuk penyediaan makanan, air, dan tempat tinggal sementara.

Topan Noul merupakan peringatan bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dan pentingnya kesiapsiagaan dan rencana darurat yang efektif untuk menghadapi situasi seperti ini. Dengan demikian, kita dapat mengurangi dampak bencana dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *