Mark Zuckerberg Dikecam Trump Setelah Pemilihan 2024, Apa yang Terjadi?

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 19 Juni 2026 | Mark Zuckerberg, CEO Meta, baru-baru ini dikabarkan menjadi sasaran ejekan Presiden Donald Trump setelah pemilihan 2024. Menurut buku baru yang akan dirilis, Trump mengolok-olok Zuckerberg dan Jeff Bezos, pendiri Amazon, karena mencoba memenangkan hatinya setelah pemilihan.

Trump dilaporkan menunjukkan teks dari Zuckerberg, termasuk surat dari anaknya yang berbicara tentang ‘zaman keemasan Amerika’. Namun, alih-alih terkesan, Trump malah mengejek mereka.

Baca juga:

Sementara itu, Bezos juga mengalami nasib serupa. Ia dilaporkan mengkritik karyawan The Washington Post, surat kabar yang dimilikinya, dan menyebut mereka ‘terrible’. Bezos juga meminta Trump untuk mengubah cara pemerintah mengeluarkan kontrak sehingga perusahaannya, Blue Origin, dapat mendapatkan keuntungan.

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Trump dan para pemimpin teknologi. Sebelumnya, Zuckerberg telah melarang Trump dari Facebook dan Instagram setelah insiden 6 Januari 2021.

Meta, perusahaan yang dipimpin Zuckerberg, juga baru-baru ini mengalami kekacauan internal. VP Meta, Emily Smith, dikabarkan meninggalkan perusahaan hanya beberapa bulan setelah diumumkan bahwa ia akan memimpin proyek untuk meningkatkan alat AI internal.

Baca juga:

Sementara itu, ancaman terhadap pemimpin teknologi semakin meningkat. CEO OpenAI, Sam Altman, baru-baru ini menjadi target serangan Molotov cocktail di rumahnya. Insiden ini menambah kekhawatiran tentang keselamatan para pemimpin teknologi.

Perusahaan-perusahaan teknologi semakin meningkatkan pengeluaran untuk melindungi para pemimpin mereka. Menurut data dari Equilar, 39,7% perusahaan S&P 500 sekarang menawarkan paket keamanan untuk eksekutif mereka, naik dari 23,5% di 2021.

Meta sendiri menghabiskan $22 juta untuk melindungi Zuckerberg dan keluarganya di 2025, lebih dari perusahaan teknologi lainnya seperti Google, Apple, Amazon, dan Netflix.

Baca juga:

Kesimpulan, insiden terbaru yang melibatkan Trump dan Zuckerberg menambah kompleksitas hubungan antara para pemimpin teknologi dan politisi. Sementara itu, ancaman terhadap para pemimpin teknologi semakin meningkat, membuat perusahaan-perusahaan harus meningkatkan pengeluaran untuk melindungi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *