Meta Luncurkan Layanan Langganan AI untuk Tandingi Pesaing

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Mei 2026 | Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan langganan AI yang disebut Meta One. Layanan ini akan menawarkan akses bebas iklan ke platform-platform tersebut, serta fitur-fitur AI yang diperluas, seperti kemampuan chatbot yang lebih maju dan alat pembuatan video yang disebut Vibes.

Meta One akan memiliki dua tingkat langganan, yaitu Meta One Plus yang berharga $7,99 per bulan dan Meta One Premium yang berharga $19,99 per bulan. Langganan premium akan menyertakan integrasi dari Manus, sebuah startup agen AI yang diakuisisi Meta seharga sekitar $2 miliar pada akhir 2025.

Baca juga:

Langkah ini diambil Meta untuk meningkatkan pendapatan non-iklan, yang saat ini masih relatif rendah. Pada kuartal pertama 2024, Meta hanya melaporkan pendapatan non-iklan sebesar $1,29 miliar dari total penjualan sebesar $55 miliar. Dengan meluncurkan layanan langganan AI, Meta berharap dapat meningkatkan pendapatan non-iklan dan mengurangi ketergantungan pada iklan.

Meta juga berencana untuk mengautomasi pembuatan iklan dengan menggunakan AI, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas iklan. Dengan demikian, Meta dapat meningkatkan pendapatan iklan dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri periklanan online.

Langkah ini juga merupakan respons Meta terhadap persaingan yang meningkat dari perusahaan lain, seperti OpenAI, yang juga berencana untuk memasuki bisnis periklanan. Dengan meluncurkan layanan langganan AI, Meta berharap dapat mempertahankan posisinya dan meningkatkan pendapatan.

Baca juga:

Meta telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan untuk layanan AI-nya, yang memberikan perusahaan ini basis pengguna yang besar untuk mengembangkan layanan langganan. Jika Meta dapat mengubah sebagian kecil dari pengguna ini menjadi pelanggan, maka dampak pendapatan dapat menjadi sangat signifikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Meta juga telah menghadapi kontroversi terkait dengan penggunaan AI dalam proses pemutusan hubungan kerja. Beberapa karyawan Meta dilaporkan telah menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas mereka, namun hal ini juga meningkatkan biaya operasional perusahaan. Meskipun demikian, Meta tetap berkomitmen untuk mengembangkan dan mengintegrasikan AI dalam bisnisnya.

Di akhir tahun 2025, Meta mengakuisisi Manus, sebuah startup agen AI, seharga sekitar $2 miliar. Akuisisi ini membuka peluang bagi Meta untuk mengembangkan layanan AI yang lebih maju dan meningkatkan pendapatan non-iklan.

Baca juga:

Dengan demikian, Meta berharap dapat meningkatkan pendapatan dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri teknologi. Layanan langganan AI ini merupakan langkah strategis yang diambil Meta untuk meningkatkan pendapatan non-iklan dan mengurangi ketergantungan pada iklan.

Kesimpulan, Meta meluncurkan layanan langganan AI untuk meningkatkan pendapatan non-iklan dan mengurangi ketergantungan pada iklan. Dengan layanan ini, Meta berharap dapat meningkatkan pendapatan dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *