PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 Juli 2026 | Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, baru saja menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi besar AS, termasuk Nvidia, dengan nilai keseluruhan $950 miliar. Kerja sama ini mencakup penyediaan memori chip jangka panjang sebesar $750 miliar oleh SK Hynix dan $200 miliar oleh Samsung Electronics kepada Broadcom.
Presiden Penasihat Korea Selatan, Kim Yong-beom, mengumumkan hal ini dalam sebuah konferensi pers. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan posisi Korea Selatan di industri teknologi global.
Samsung Electronics juga baru saja meluncurkan smartphone lipat terbaru, Galaxy Z Flip 8, yang hadir dengan desain lebih tipis dan ringan. Smartphone ini dilengkapi dengan fitur cover screen yang lebih baik dan kemampuan penggunaan yang lebih mudah saat tertutup.
Selain itu, Samsung juga bekerja sama dengan AMD untuk menyediakan memori HBM4 untuk server AI AMD, Helios. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kapasitas penyimpanan data pada server AI.
Terobosan terbaru Samsung, yaitu Galaxy Z Fold8 Ultra, juga dilengkapi dengan teknologi baterai silikon karbon yang lebih baik, sehingga meningkatkan performa daya dan kapasitas baterai.
Dedy Irvan, seorang pakar teknologi, mengungkapkan bahwa Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki keunggulan teknologi baru yang signifikan, terutama dalam hal baterai dan kapasitas penyimpanan data.
Samsung berencana untuk terus meningkatkan inovasi dan teknologi mereka untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan meningkatkan posisi mereka di industri teknologi global.
