PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Mei 2026 | Di tengah ketidakpastian ekonomi, tekanan karier, dan naiknya biaya hidup, generasi muda justru semakin rela membayar mahal untuk pengalaman-pengalaman kecil yang memberi rasa nyaman sesaat. Yang dibeli bukan lagi sekadar minuman, melainkan jeda rasa ketenangan.
Fenomena ini dikenal sebagai “matcha effect”, di mana generasi muda membeli pengalaman mikro untuk menjaga stabilitas emosional di tengah dunia yang semakin melelahkan. Matcha, minuman kekinian yang digandrungi oleh banyak kalangan, menjadi salah satu contoh dari fenomena ini.
Namun, setelah tren matcha begitu kuat menguasai selera banyak orang, kini muncul satu minuman lain yang mulai mencuri perhatian, yaitu horchata. Minuman creamy dengan cita rasa manis lembut dan aroma kayu manis ini perlahan masuk ke menu kafe, coffee shop, hingga bar di berbagai negara.
Horchata sendiri bukan minuman baru, melainkan minuman yang sudah ada sejak lama di Spanyol. Namun, ketika berkembang di Amerika, horchata menjadi minuman yang populer dengan berbagai variasi rasa.
Popularitas horchata bukan klaim semata, karena data pencarian Google menunjukkan minat terhadap minuman ini mulai meningkat. Banyak kreator yang membagikan resep horchata rumahan versi Meksiko yang relatif mudah dibuat, sehingga mempercepat penyebarannya.
Sementara itu, di Jepang, matcha masih menjadi minuman yang sangat populer. Bahkan, sebuah toko matcha yang berusia 25 tahun dari Jepang, Nana’s Green Tea, membuka lokasi di Vancouver, Kanada. Toko ini menawarkan berbagai macam matcha, mulai dari matcha soft serve hingga matcha tiramisu.
Kayanoya, sebuah perusahaan Jepang yang berusia 133 tahun, juga menawarkan matcha dengan variasi rasa yang unik, seperti dashi dan shichimi. Perusahaan ini menggunakan bahan-bahan alami dan tradisional Jepang untuk membuat matcha yang berkualitas tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, matcha telah menjadi minuman yang sangat populer di seluruh dunia. Namun, dengan munculnya horchata, matcha harus bersaing dengan minuman lain yang juga memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri.
Kesimpulan, matcha effect masih menjadi fenomena yang relevan di tengah kecemasan ekonomi dan tekanan karier. Namun, dengan munculnya horchata dan minuman lainnya, generasi muda harus memilih mana yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka.
