PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Agustus 2026 | Timnas Malaysia tengah mempersiapkan satu pemain naturalisasi baru untuk menambah kekuatan di lini serang jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Sosok pemain yang dimaksud ialah striker asal Brasil, Bergson da Silva, yang punya catatan mentereng bersama Johor Darul Takzim (JDT).
Pemain berusia 35 tahun itu telah menghabiskan lima tahun terakhir berkarier di Malaysia. Peluangnya mengenakan seragam tim nasional kini memasuki tahap penting. Pernyataan kesiapan Bergson untuk membela Malaysia dikutip dari New Straits Times (NST), seiring proses administrasi menuju naturalisasi yang terus bergulir.
Usai melewati musim keenamnya di kompetisi Negeri Jiran, Bergson menegaskan dirinya menunggu langkah berikutnya untuk bisa tampil bersama Timnas Malaysia. Ia menyatakan kesiapan penuh jika dipanggil. "Saya sangat bersyukur dan, ya, saya sedang bersiap dan saya siap untuk membela Malaysia. Jadi saya hanya menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi pada langkah selanjutnya. Saya senang berada di sini dan tidak sabar menantikannya," kata Bergson.
Kebutuhan akan penyerang tajam menjadi konteks penting bagi Harimau Malaya menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tenaga baru di lini depan dipandang dapat menambah opsi skema serangan pada ajang tersebut. Peluang Bergson masuk skuad nasional mulai dipantau sejak ia menyelesaikan lima tahun masa tinggal di Malaysia pada Februari 2026.
Sementara itu, Timnas Indonesia juga memiliki kesempatan untuk bangkit setelah kegagalan di Piala AFF 2026. Di bawah asuhan John Herdman, Skuad Garuda dituntut menunjukkan wajah berbeda ketika tampil pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung September hingga awal Oktober 2026 tersebut.
India sebelumnya tergabung bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia di Grup A. Namun, India memutuskan menarik diri karena mendapat kesempatan menghadapi Brasil pada 3 Oktober 2026. Pertandingan India vs Brasil tersebut berlangsung dalam periode FIFA Matchday September-Oktober.
Dengan mundurnya India, Timnas Indonesia untuk sementara hanya memiliki dua lawan yang sudah pasti di fase grup, yakni Singapura dan Malaysia. Sementara itu, FIFA belum menentukan negara yang akan mengisi posisi India. Pengganti India kemungkinan berasal dari luar kawasan ASEAN karena posisi tersebut memang diperuntukkan bagi tim tamu.
Beberapa negara yang berpotensi menggantikan India adalah Yordania, Suriah, Kyrgyzstan, dan Lebanon. Mereka memiliki ranking FIFA yang cukup kompetitif untuk menjadi lawan yang tangguh bagi Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia sendiri memiliki beberapa alasan untuk membidik gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Faktor paling penting yang membuat peluang Indonesia kali ini berbeda adalah keberadaan FIFA Matchday. Berbeda dengan Piala AFF yang berada di luar kalender resmi FIFA, FIFA ASEAN Cup memberikan peluang jauh lebih besar bagi Indonesia untuk memanggil para pemain yang berkarier di luar negeri.
Dengan keberadaan pemain-pemain diaspora yang berpengalaman, Timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk menampilkan permainan yang lebih kompetitif. Selain itu, keberadaan John Herdman sebagai pelatih juga diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim.
Oleh karena itu, Timnas Indonesia harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan menunjukkan permainan yang tangguh untuk memenangkan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan demikian, Timnas Indonesia dapat membuktikan kemampuan mereka dan membuat harum nama Indonesia di kancah sepak bola internasional.
