PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Mei 2026 | Francesco Bagnaia, pembalap Ducati, telah mengakui bahwa Jorge Martin merupakan salah satu penantang gelar juara dunia MotoGP. Bagnaia yang pernah menjadi rekan satu tim Martin di Aspar, mengenal dengan baik kemampuan Martin. Setelah 588 hari tanpa kemenangan, Martin kembali ke podium teratas pada balapan utama MotoGP Prancis 2026.
Ini merupakan kemenangan kesembilannya di kelas utama dan yang pertama bersama Aprilia. Martin memulai balapan dari luar dua baris terdepan grid, posisi yang belum pernah ia raih sebelumnya, dan menambahkan podium ke-35-nya di kategori utama pada hari Minggu.
Bagnaia mengakui bahwa Martin menggunakan strategi yang sama seperti yang ia gunakan pada 2024, yaitu menyelesaikan setiap balapan dan mencetak poin. Bagnaia juga mengakui bahwa Martin sangat pandai dalam mengetahui bagaimana merasa puas dengan hasil yang baik ketika dia tidak bisa menang.
Sementara itu, Ducati telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menggantikan Marc Marquez di Catalan Grand Prix setelah Marquez menjalani operasi pada kaki dan bahu. Pecco Bagnaia akan menjadi satu-satunya pembalap Ducati di Catalan Grand Prix.
Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati, mengatakan bahwa motor Ducati 2026 “sangat baik” tetapi “tidak cukup” untuk mengalahkan Aprilia. Di Giannantonio juga mengatakan bahwa Aprilia “on another level” dan Ducati perlu bekerja keras untuk meningkatkan motor mereka.
Kesimpulan, persaingan di MotoGP semakin sengit dengan kehadiran Jorge Martin sebagai penantang gelar juara dunia. Ducati harus bekerja keras untuk meningkatkan motor mereka agar dapat mengalahkan Aprilia. Sementara itu, Marc Marquez harus menjalani proses pemulihan setelah operasi dan diharapkan dapat kembali berlomba di Italian Grand Prix.
