Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu Mundur dari BWF World Championships, PBSI Buka Peluang Diturunkan di Asian Games 2026

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Agustus 2026 | Pasangan bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam BWF World Championships yang akan diselenggarakan di New Delhi, India. Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh oleh PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia). Menurut Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, Jafar/Felisha masih memiliki potensi besar untuk berprestasi dan masih berpeluang untuk diturunkan di Asian Games 2026.

Asian Games 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober. PBSI telah menetapkan long list atau daftar panjang untuk ganda campuran yang akan turun di Asian Games 2026. Eng Hian mengatakan bahwa keputusan mengenai skuad akhir memang belum diambil sehingga semua nama yang masuk long list masih memiliki kesempatan yang sama, termasuk Jafar/Felisha.

Baca juga:

Peluang Jafar/Felisha tampil di Asian Games 2026 dipertanyakan setelah PBSI memutuskan menarik mundur pasangan andalananya tersebut dari turnamen besar, Kejuaraan Dunia 2026. PBSI mengaku keputusan ini diambil bukan hanya karena hasil evaluasi teknis semata, tetapi juga karena rekam medis dan kebutuhan untuk istirahat.

Di sisi lain, PBSI juga telah mengumumkan Nova Widianto sebagai pelatih kepala baru untuk tim ganda campuran Indonesia. Nova memiliki pengalaman luas sebagai pemain dan pelatih, dan diharapkan dapat membantu memperkuat tim ganda campuran Indonesia.

Baca juga:

Keputusan Jafar/Felisha untuk mundur dari BWF World Championships dan peluang mereka untuk tampil di Asian Games 2026 masih menunggu keputusan akhir dari PBSI. Namun, dengan kehadiran Nova Widianto sebagai pelatih kepala, diharapkan tim ganda campuran Indonesia dapat meningkatkan prestasi dan mencapai hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen internasional.

Kesimpulan, keputusan Jafar/Felisha untuk mundur dari BWF World Championships dan peluang mereka untuk tampil di Asian Games 2026 masih menunggu keputusan akhir dari PBSI. Dengan kehadiran Nova Widianto sebagai pelatih kepala, diharapkan tim ganda campuran Indonesia dapat meningkatkan prestasi dan mencapai hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen internasional.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *