PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juli 2026 | Lautaro Martinez, penyerang Inter Milan, mengungkapkan kekecewaannya setelah Argentina gagal mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final di Stadion New York New Jersey.
Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Furia Roja lewat gol pada babak perpanjangan waktu. Lautaro tampil tajam sepanjang turnamen dengan mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan. Namun, situasi berbeda terjadi di partai final, di mana pelatih Lionel Scaloni sama sekali tidak memainkan Lautaro sehingga ia harus menyaksikan kekalahan Argentina dari bangku cadangan.
Setelah pertandingan, Lautaro menyampaikan pesan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik demi mempertahankan gelar juara dunia. Lautaro juga mengaku sedih karena tidak mendapat kesempatan tampil pada laga sebesar final Piala Dunia.
Keputusan Scaloni itu bukan hanya berdampak bagi Lautaro, tetapi juga menciptakan catatan tersendiri bagi Serie A Liga Italia. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1978 tidak ada pemain dari klub Italia yang bermain di final.
Dominasi Spanyol terlihat jelas dari statistik pertandingan. Selain kalah penguasaan bola, Argentina bahkan gagal mencatatkan satu pun percobaan ke gawang sepanjang waktu normal. Statistik tersebut menyedot perhatian Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi yang terkejut dengan catatan buruk Argentina.
Tidak seperti pertandingan sebelumnya dalam perjalanan ke final, Argentina gagal melepaskan satu pun percobaan ke gawang Spanyol. Kesulitan membangun serangan juga tercermin dari keputusan Scaloni sepanjang pertandingan.
Scaloni lebih banyak melakukan pergantian di lini belakang. Selain untuk meredam agresivitas Spanyol, ia juga harus mengantisipasi cedera Lisandro Martinez sebelum turun minum serta menurunnya kondisi fisik Cristian Romero.
Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 juga mengakhiri rekor panjang Serie A. Lautaro Martinez mengaku ingin membantu tim di lapangan, tetapi keinginannya itu tidak sejalan dengan keputusan Scaloni yang membiarkannya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Kesimpulan dari kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 adalah bahwa tim ini masih memiliki potensi besar, tetapi keputusan pelatih dan performa pemain belum maksimal. Lautaro Martinez dan rekan-rekannya harus menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk mencapai kesuksesan di turnamen internasional.
