PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juni 2026 | Mohammad Mohebi, pemain sepak bola asal Iran, telah menjadi sorotan dunia setelah melakukan selebrasi yang dianggap kontroversial setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Selandia Baru di Piala Dunia 2026.
Mohebi, yang bermain sebagai gelandang, mencetak gol pada menit ke-63 pertandingan, yang berakhir dengan skor 2-2. Namun, selebrasi yang dilakukannya setelah mencetak gol tersebut menuai kontroversi.
Mohebi terlihat melakukan gerakan seperti menembakkan senjata, yang dianggap oleh banyak orang sebagai referensi untuk perang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran. Hal ini memicu kemarahan dan kekecewaan di kalangan penggemar sepak bola dan masyarakat umum.
Mohebi sendiri telah merespons kritik atas selebrasi tersebut dengan mengatakan bahwa itu hanya sebuah selebrasi spontan dan tidak memiliki makna politis. Namun, banyak orang tetap tidak terima dengan alasan tersebut dan menuntut agar Mohebi dihukum atas tindakannya.
Pertandingan antara Iran dan Selandia Baru berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, dan dihadiri oleh ribuan penggemar sepak bola. Namun, suasana pertandingan telah tegang sejak awal, dengan demonstrasi dan protes yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang mendukung dan menentang pemerintah Iran.
Insiden ini telah memicu debat tentang batasan antara selebrasi olahraga dan politik, serta tentang bagaimana atlet harus berperilaku dalam situasi yang sensitif seperti ini.
Kontroversi ini juga telah mempertanyakan komitmen FIFA untuk menjaga netralitas dan menghindari konten politik dalam pertandingan sepak bola internasional.
Mohebi dan timnya masih memiliki kesempatan untuk maju ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026, namun insiden ini telah mencoreng citra mereka dan memicu perdebatan yang luas tentang etika dan tanggung jawab atlet dalam dunia olahraga.
Di akhir pertandingan, Mohebi dan rekan-rekannya masih harus menghadapi tekanan dan kritik dari masyarakat, yang menuntut agar mereka lebih bertanggung jawab dalam tindakan mereka di lapangan.
