PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 16 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak final, mempertemukan Argentina dan Spanyol setelah keduanya berhasil lolos dari babak semifinal. Banyak penggemar mencari informasi mengenai hari, tanggal, jam kick-off di Indonesia, serta jadwal laga penentuan juara dunia tersebut.
Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, Amerika Serikat. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, waktu kick-off final Piala Dunia 2026 bertepatan dengan hari Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Selain jadwal pertandingan, informasi mengenai saluran siaran langsung dan layanan streaming resmi juga banyak dicari menjelang laga final. Dengan mengetahui platform penayangan resmi, penonton dapat menyaksikan duel Argentina kontra Spanyol secara legal dengan kualitas siaran terbaik.
Pertandingan semifinal antara Inggris dan Argentina juga menjadi sorotan, karena keduanya memiliki sejarah pertemuan yang panjang dan penuh dramatis. Inggris dan Argentina sebelumnya bertemu di beberapa edisi Piala Dunia, dan setiap pertemuan mereka selalu melahirkan cerita besar.
Di luar pertandingan, Piala Dunia 2026 juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat ajang sepak bola empat tahunan itu menghasilkan perputaran ekonomi langsung maupun tidak langsung hingga Rp 5,03 triliun.
Nilai tersebut berasal dari berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung sejak masa persiapan hingga pelaksanaan turnamen. Mulai dari penyiaran pertandingan, belanja iklan, sponsorship, promosi produk, penjualan perangkat elektronik dan merchandise, hingga transaksi di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
Selain itu, aktivitas nonton bareng (nobar), penjualan produk UMKM, hingga berbagai kegiatan masyarakat seperti Festival Rakyat 2026 juga turut menyumbang perputaran ekonomi selama berlangsungnya Piala Dunia.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo, mengatakan dampak ekonomi Piala Dunia tidak hanya dirasakan perusahaan besar, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor usaha di daerah.
Menurut dia, manfaat ekonomi tersebut dirasakan mulai dari hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, penyedia jasa, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kontribusi terbesar berasal dari sektor Horeka yang mencapai sekitar Rp 2,4 triliun. Sementara itu, aktivitas promosi produk melalui iklan selama siaran pertandingan (on-air) menyumbang sekitar Rp 1,76 triliun.
Adapun kegiatan komersial di luar siaran atau off-air memberikan kontribusi sekitar Rp 850 miliar, ditambah berbagai aktivitas ekonomi lain, termasuk Festival Rakyat 2026.
Kesimpulan dari Piala Dunia 2026 ini adalah bahwa ajang sepak bola empat tahunan ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional.
