PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 31 Mei 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) telah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions mereka setelah mengalahkan Arsenal di final UCL 2026. Pertandingan yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, berakhir dengan skor 1-1 setelah waktu normal dan perpanjangan, namun PSG berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.
Kai Havertz membuka skor bagi Arsenal pada menit ke-6, namun Ousmane Dembele menyamakan kedudukan bagi PSG pada menit ke-64 melalui titik putih. Setelah tidak ada gol tambahan pada babak perpanjangan, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.
Dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menuntaskan tugasnya, sementara PSG hanya satu kali gagal saat eksekusi Nuno Mendes dimentahkan David Raya. Skor akhir 4-3 untuk keunggulan PSG di adu penalti.
Kegagalan Arsenal di final UCL 2026 ini menjadi kegagalan kedua mereka setelah sebelumnya kalah dari Barcelona pada final UCL 2006. Menariknya, kedua kegagalan Arsenal ini terjadi di tahun yang berakhiran angka enam, yaitu 2006 dan 2026.
PSG telah mempertahankan gelar Liga Champions mereka untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sementara Arsenal masih belum berhasil meraih titel Liga Champions pertama mereka. Pertandingan ini juga menandai akhir dari musim 2025/2026 bagi kedua tim.
Sebelum pertandingan, Arsenal telah kehilangan Ben White karena cedera, namun Jurrien Timber dinyatakan fit dan siap dimainkan. Sementara itu, PSG juga memiliki beberapa pemain yang absen, termasuk Lucas Chevalier dan Quentin Ndjantou.
Pertandingan ini juga menunjukkan kemampuan kedua tim dalam menghadapi tekanan dan kesulitan. Arsenal telah menunjukkan kemampuan mereka dalam mempertahankan keunggulan, namun PSG berhasil menyamakan kedudukan dan memenangkan pertandingan melalui adu penalti.
Dengan kemenangan ini, PSG telah mempertahankan gelar Liga Champions mereka dan telah menunjukkan kemampuan mereka sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Sementara itu, Arsenal masih harus menunggu kesempatan mereka untuk meraih titel Liga Champions pertama mereka.
