Skandal Pengaturan Skor di Piala AFF 2026: Federasi Laos Minta Polisi Selidiki Timnas

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Agustus 2026 | Piala AFF 2026 memasuki babak semifinal di tengah sorotan tajam terhadap Timnas Laos. Federasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan atas dugaan pengaturan skor yang melibatkan pemain mereka selama fase Grup B.

Permohonan resmi itu diungkap oleh media kawasan, termasuk New Straits Times (Malaysia) dan Soha (Vietnam). Langkah LFF menyasar performa yang dinilai mencurigakan sepanjang turnamen yang sedang berlangsung. LFF juga menandai empat pemain dengan indikasi kuat terlibat, namun identitasnya belum dibuka.

Baca juga:

Permintaan penyelidikan terekam dalam dokumen resmi bertanggal 7 Agustus 2026. Dalam pemberitaan Malaysia, LFF disebut telah menyurati institusi kepolisian terkait di bawah Kementerian Keamanan Publik.

Sorotan terhadap Timnas Laos muncul setelah mereka melewati fase grup dengan hasil yang sangat buruk. Laos tercatat menelan empat kekalahan dengan skor mencolok. Laos dihajar Thailand 0-5, kemudian kembali tak berdaya saat menghadapi Malaysia dengan skor 0-4. Kekalahan berikutnya datang ketika Laos takluk 1-4 dari Filipina. Mereka kemudian menutup kiprah di fase grup dengan kekalahan telak 2-7 dari Myanmar.

Rangkaian hasil tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam pemeriksaan internal LFF. LFF melakukan pemeriksaan internal terhadap seluruh anggota tim nasional pada 2 dan 6 Agustus. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan keterangan terkait dugaan manipulasi pertandingan.

Baca juga:

Dari pemeriksaan awal terhadap data pertandingan, kesaksian pemain, serta sejumlah bukti internal, LFF disebut menemukan kemungkinan penyebab dan informasi mencurigakan yang dinilai perlu ditindaklanjuti. Lebih mengejutkan lagi, LFF dikabarkan telah mengidentifikasi empat pemain yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut. Meski demikian, identitas keempat pemain itu masih dirahasiakan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Kejanggalan lain yang menjadi perhatian adalah catatan disiplin Laos. Mereka mengoleksi tiga kartu merah dan 12 kartu kuning selama menjalani empat pertandingan di fase grup AFF Cup 2026. Dua kartu merah diberikan kepada bek Phetdavanh Somsanith. Ia diusir ketika menghadapi Thailand setelah menjatuhkan pemain lawan dari belakang saat berada dalam situasi berbahaya.

Skandal ini menjadi sorotan tajam terhadap Timnas Laos dan federasi sepak bola setempat. LFF berharap penyelidikan dapat membantu menjernihkan kebenaran di balik dugaan pengaturan skor ini. Sementara itu, Laos juga akan menjadi tuan rumah Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, yang akan mempertandingkan tim-tim seperti Indonesia, Malaysia, dan Australia.

Baca juga:

Kesimpulan dari skandal ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Namun, satu hal yang pasti, skandal ini telah mencoreng nama baik sepak bola Laos dan memicu kekhawatiran tentang integritas pertandingan sepak bola di tingkat internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *