PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Juni 2026 | Timnas Skotlandia saat ini berada di ambang kehancuran setelah dihancurkan oleh Brasil di Piala Dunia 2026. Gelandang Aston Villa, John McGinn, mengaku bahwa timnya hanya bisa pasrah dan berharap keajaiban untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
Skotlandia harus mengakui keunggulan Brasil setelah dihancurkan 0-3 dalam laga ketiga Grup C Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami. Hasil ini membuat Skotlandia hanya mampu finis di posisi ketiga klasemen Grup C dan berharap-harap cemas untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
Peluang lolos memang masih ada, tetapi Skotlandia harus mengandalkan keajaiban. Mereka berada di posisi ketujuh klasemen peringkat ketiga terbaik dan harus menunggu hasil pertandingan lainnya untuk menentukan nasib mereka.
John McGinn mengatakan bahwa timnya hanya bisa pasrah dan berharap keajaiban. "Itulah yang saya rasakan saat ini. Hal itu juga bukan cara yang kami inginkan untuk mengakhiri pertandingan," ujar McGinn.
Sementara itu, pelatih Skotlandia, Steve Clarke, telah mengundurkan diri setelah timnya gagal lolos ke babak selanjutnya. Clarke telah melatih Skotlandia selama tujuh tahun dan berhasil membawa timnya ke tiga final turnamen besar.
Skotlandia sekarang harus menunggu hasil pertandingan lainnya untuk menentukan nasib mereka. Mereka berharap keajaiban dan berdoa agar bisa lolos ke babak selanjutnya.
Kesimpulan dari kekalahan Skotlandia ini adalah bahwa mereka harus lebih baik lagi jika ingin bersaing dengan tim-tim besar di Piala Dunia. Mereka harus memperbaiki strategi dan taktik mereka jika ingin mencapai kesuksesan di turnamen ini.
