PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 16 April 2026 | Senin, 20 April 2026, Banten International Stadium akan menjadi saksi pertarungan sengit antara Persib Bandung dan Dewa United dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan yang dijadwalkan kick off pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang krusial bagi Maung Bandung yang kini memimpin klasemen sementara dengan 64 poin, sekaligus menjadi tantangan berat bagi Dewa United yang menempati posisi kedelapan dengan 40 poin.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan pentingnya meraih tiga poin untuk memperkuat peluang timnya mengunci gelar juara musim ini. “Tidak ada pertandingan mudah di liga ini. Kami harus bermain seolah‑olah setiap laga adalah final,” ujar Hodak dalam konferensi pers sebelum laga. Ia menambahkan bahwa fokus tim tetap pada permainan kolektif dan tidak boleh lengah menghadapi lawan yang tengah berada dalam fase on‑fire.
Sementara itu, Dewa United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat dua kemenangan beruntun melawan PSIM Yogyakarta dan Malut United FC. Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menekankan bahwa timnya telah menemukan konsistensi yang selama ini kurang. “Kami berada di papan tengah namun kualitas pemain kami tidak diragukan lagi,” katanya, mengingat beban jadwal kompetisi Asia yang menambah tekanan fisik pada skuad.
Berikut adalah beberapa poin penting yang menjadi fokus kedua tim menjelang laga:
- Andrew Jung kembali fit: Penyerang asal Perancis yang sempat absen tiga laga karena cedera kini telah menjalani sesi latihan penuh dan dinyatakan 90 persen kebugarannya. Namun, Hodak memilih untuk menahan Jung hingga persiapan tim matang, mengingat jadwal tandang yang menumpuk.
- Ramon Tanque siap mengisi kekosongan: Selama ketidakhadiran Jung, Ramon Tanque menunjukkan kemampuan mencetak gol dengan total delapan gol musim ini, siap menjadi pilihan utama bila Jung tidak dimainkan.
- Alex Martins sebagai ancaman utama Dewa United: Penyerang yang telah menorehkan 14 gol musim ini menjadi target utama lini pertahanan Persib, terutama di dalam kotak penalti.
- Alexis Messidoro dan Ricky Kambuaya menggerakkan lini tengah Dewa United: Kedua pemain tersebut dikenal memiliki visi bermain yang baik dan kemampuan distribusi bola yang akurat, menambah kompleksitas serangan lawan.
- Pengalaman mantan Persib: Nick Kuipers dan Edo Febriansah, yang kini memperkuat Dewa United, memiliki pengetahuan mendalam tentang taktik Persib dan dapat dimanfaatkan untuk mencuri celah.
Persib juga mengandalkan kontribusi Sergio Castel, penyerang asal Spanyol yang meski belum mencetak gol sejak bergabung, telah menunjukkan performa positif sebagai pemain pengganti. “Semua pemain mencetak gol, dan Castel sudah bermain bagus, itu cukup untuk tim,” kata Hodak.
Di lini pertahanan, Eliano Reijnders, bek senior Persib, menegaskan pentingnya kerja sama tim untuk menahan serangan Dewa United. “Kami harus bermain sebagai satu tim, seolah‑olah ini adalah partai final,” ujarnya, menambahkan bahwa tekanan kompetisi musim ini menuntut konsentrasi penuh di setiap laga.
Kondisi fisik menjadi faktor penentu. Jadwal padat, termasuk partisipasi Dewa United di kompetisi AFC, dapat menyebabkan kelelahan yang berpengaruh pada performa mereka di liga domestik. Hodak mengakui hal ini, namun tetap menilai Dewa United sebagai lawan yang sangat berbahaya karena kedalaman materi pemainnya.
Secara statistik, Persib saat ini memiliki selisih empat poin dari rival terdekat, Borneo FC Samarinda, yang menempati posisi kedua. Dengan hanya tujuh laga tersisa, setiap poin sangat krusial untuk mengamankan gelar. Kemenangan melawan Dewa United tidak hanya menambah poin, tetapi juga memberikan psikologis kuat menjelang fase penutup liga.
Penutup, pertarungan antara Persib Bandung dan Dewa United di Banten International Stadium diprediksi akan berlangsung ketat sejak peluit pertama. Kedua pelatih menekankan pentingnya fokus, disiplin taktis, dan pemanfaatan peluang. Persib berharap Andrew Jung dapat kembali bersinar di laga mendatang, sementara Dewa United berambisi memperbaiki posisi klasemen dengan memanfaatkan serangan tajam mereka. Laga ini tidak hanya menjadi ujian bagi pemimpin klasemen, tetapi juga peluang bagi Dewa United untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di puncak kompetisi meski berada di papan tengah.
