Panglima TNI: Dari Preman hingga Perwira, Kisah Inspiratif di Balik Kesuksesan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Juni 2026 | Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, baru-baru ini memberikan restu kepada Mayjen TNI Trenggono untuk mundur dari dinas militer setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Namun, di balik kesuksesan ini, terdapat kisah inspiratif tentang perjalanan hidup Letkol Untung Pranoto, perwira Kopassus yang berhasil mengubah nasibnya dari seorang preman menjadi tentara.

Letkol Untung Pranoto, yang pernah menjadi preman di Semarang, Jawa Tengah, memutuskan bergabung dengan TNI AD untuk mengubah nasibnya. Dengan berbekal dua lembar ijazah, yaitu ijazah SD dan SMP, Untung memberanikan diri mendaftar menjadi tentara. Setelah menjalani seleksi yang cukup panjang, Untung diterima dan mengikuti pendidikan Tamtama TNI AD.

Baca juga:

Setelah lulus, Untung menyandang pangkat Prajurit Dua (prada) dan kemudian lolos menjadi anggota baret merah Kopassus. Kisah ini menunjukkan bahwa dengan tekad dan kemauan, seseorang dapat mengubah nasibnya dan mencapai kesuksesan.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melakukan peninjauan kesiapan operasional Lanud R. Suryadi Suryadarma di Kalijati, Subang, Jawa Barat. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi satuan dan mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pangkalan udara tersebut.

Baca juga:

Di lain pihak, TNI AU juga melakukan latihan Sikatan Daya 2026 untuk meningkatkan kesiapan operasional dan kemampuan personel. Latihan ini meliputi operasi Search and Rescue (SAR) dan pertahanan vertikal, serta melibatkan simulasi operasi militer untuk perang.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, juga menegaskan bahwa TNI memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan negara dan menyiapkan sumber daya nasional yang kuat untuk memperkokoh pertahanan militer. Dalam melaksanakan tugasnya, TNI memiliki sistem komando yang terstruktur, termasuk Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) yang dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan).

Baca juga:

Kesimpulan dari kisah ini adalah bahwa dengan tekad, kemauan, dan kemampuan, seseorang dapat mengubah nasibnya dan mencapai kesuksesan. TNI sebagai lembaga pertahanan negara memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan negara dan menyiapkan sumber daya nasional yang kuat untuk memperkokoh pertahanan militer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *