Suhartina Bohari Mengundurkan Diri dari Ketua Golkar Maros, Bahlil Lahadalia: Golkar Inklusif

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 22 Juli 2026 | Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Partai Golkar merupakan partai yang inklusif dan mempersilakan kader untuk pindah partai. Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Makassar.

Menurut Bahlil, dinamika kader keluar dan masuk partai merupakan hal yang biasa dalam perjalanan politik Golkar. Ia juga menegaskan bahwa Golkar tidak pernah menaruh kebencian kepada kader yang hijrah dan akan selalu menerima kader yang ingin kembali bergabung.

Baca juga:

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Maros, Suhartina Bohari mengundurkan diri sekaligus pamit dari partai. Keputusan tersebut disampaikan bersamaan dengan digelarnya Musda DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

Suhartina memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Maros nanti. Ia menyampaikan sikap tersebut diambil sebelum pelaksanaan Musda DPD I Golkar Sulsel dan telah diketahui calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Baca juga:

Menurut Suhartina, masa jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar Maros semestinya telah berakhir pada Juni 2026 sehingga tidak ada mekanisme perpanjangan surat keputusan (SK). Karena itu, kepengurusan baru harus ditetapkan melalui Musda.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil Lahadalia juga menegaskan bahwa Golkar akan selalu menerima kader yang ingin kembali bergabung. Ia mengibaratkan seluruh kader Golkar sebagai satu keluarga yang hanya berbeda kamar.

Baca juga:

Kesimpulan dari kejadian ini adalah Partai Golkar tetap konsisten dengan prinsip inklusif dan terbuka bagi kader yang ingin bergabung atau kembali bergabung. Dengan demikian, Partai Golkar tetap menjadi salah satu partai yang kuat dan solid di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *