PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juli 2026 | Ekspor mobil CBU Indonesia meningkat 7,64% menjadi 207.222 unit pada Januari-Mei 2026. Toyota masih mendominasi dengan kontribusi mencapai 58,8%. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan pertumbuhan tersebut terjadi meski industri otomotif dunia masih dibayangi ketidakpastian akibat tensi geopolitik dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara tujuan ekspor.
Di balik kenaikan tersebut, aktivitas ekspor ini masih didominasi oleh satu produsen besar. Toyota Indonesia tercatat mengirimkan sekitar 121.832 unit kendaraan ke lebih dari 100 negara sepanjang Januari-Mei 2026. Jumlah itu meningkat 12,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus berkontribusi sekitar 58,8% terhadap total ekspor kendaraan utuh Indonesia.
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, kini menjadi pusat ekspor strategis bagi Indonesia. Pelabuhan ini telah beroperasi sejak 2021 dan kini telah menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia. Dengan kapasitas yang besar, Pelabuhan Patimban dapat menangani ekspor kendaraan bermotor, termasuk mobil dan truk, serta kontainer.
Terminal peti kemas di Pelabuhan Patimban juga telah beroperasi dan mulai melakukan ekspor perdana ke China. Kapal kontainer MSC ARIA III Monrovia telah berlayar dari Patimban ke Singapura, hingga menuju Shanghai, China, dengan membawa kontainer sekitar 1.800 TEUs berbagai jenis barang.
Pelabuhan Patimban diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha untuk kegiatan ekspor maupun impor. Dengan demikian, Pelabuhan Patimban dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan ekspor dan impor di Indonesia.
Kesimpulan, ekspor mobil CBU Indonesia meningkat dan Pelabuhan Patimban menjadi pusat ekspor strategis. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan ekspornya dan meningkatkan perekonomian negara.
