Gelombang Panas Melanda Dunia, Suhu di AS dan Indonesia Mencapai Titik Tertinggi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Juli 2026 | Gelombang panas ekstrem telah melanda beberapa wilayah di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Indonesia. Di AS, suhu udara di beberapa kota telah mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah pencatatan. Suhu di Salt Lake City, ibu kota negara bagian Utah, mencapai 43 derajat Celsius, melampaui rekor sebelumnya yang mencapai 42 derajat Celsius.

Di Indonesia, suhu udara juga meningkat tajam. Kabupaten Pidie menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, yaitu 35 derajat Celsius. Suhu tinggi ini disebabkan oleh penguatan Monsun Australia yang memicu cuaca terik siang hari di wilayah Indonesia.

Baca juga:

Selain itu, di Jawa Timur, suhu udara juga cukup bervariasi. Kota Batu masih menjadi kota dengan suhu terendah, yaitu 12 derajat Celsius. Sementara itu, beberapa kota lain seperti Sidoarjo, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya mencapai suhu tertinggi, yaitu 33 derajat Celsius.

Gelombang panas ini tidak hanya memengaruhi suhu udara, tetapi juga memperburuk kebakaran hutan besar yang masih berkobar di beberapa wilayah. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan cuaca secara berkala.

Baca juga:

Di sisi lain, fenomena bediding di dataran tinggi Dieng juga menjadi daya tarik wisatawan. Suhu udara yang sangat dingin, kabut tipis, dan kemunculan embun beku atau bun upas menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan waktu lain sepanjang tahun.

Kesimpulan, gelombang panas yang melanda dunia telah memengaruhi suhu udara di beberapa wilayah, termasuk AS dan Indonesia. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan cuaca secara berkala untuk menghadapi dampak gelombang panas ini.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *