Stradenine Batalkan Keterlibatan di Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat: Harga Asli Rp179.900, Bukan Rp700 Ribu

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Brand sepatu lokal asal Surabaya, Stradi­ne, mendadak viral setelah sebuah foto seremonial pada tahun 2025 menampilkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memakaikan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat. Foto itu kemudian dikaitkan dengan proyek pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat yang dilaporkan menelan dana Rp27,5 miliar untuk 39.345 pasang sepatu, atau kira‑kira Rp700 ribu per pasang. Publik pun mengaitkan Stradi­ne sebagai pemasok resmi, memunculkan spekulasi tentang mark‑up hingga Rp700 ribu.

Reynaldi Kurniawan Daud, pendiri dan pemilik Stradi­ne, muncul ke publik pada awal Mei 2026 untuk memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa Stradi­ne tidak pernah terlibat dalam proses lelang atau pengadaan resmi pemerintah, tidak menerima pesanan langsung, bahkan tidak memiliki komunikasi apapun dengan Kementerian Sosial atau Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait program tersebut. “Kami hanya menjual melalui jaringan distribusi resmi, toko ritel, dan marketplace online,” ujar Reynaldi melalui pernyataan di Instagram resmi brand serta akun X‑nya.

Baca juga:

Menurut Reynaldi, sepatu yang tampak di foto seremonial memang diproduksi oleh Stradi­ne, namun produk tersebut dibeli secara eceran oleh pihak penyelenggara acara, bukan melalui kontrak pemerintah. Harga eceran resmi Stradi­ne berkisar antara Rp100 ribuan hingga Rp349.900, jauh di bawah angka Rp700 ribu yang beredar. Model yang paling sering disebutkan adalah varian slip‑on “Viona” dengan harga Rp179.900, serta sneakers “Kitaro” yang dijual maksimal Rp349.900.

  • Harga terendah: Rp100.000‑Rp179.900 (model slip‑on dan casual)
  • Harga menengah: Rp180.000‑Rp299.900 (model sneaker standar)
  • Harga tertinggi: Rp300.000‑Rp349.900 (model premium dengan material Phylon & Rubber)

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Ia menegaskan bahwa angka Rp700 ribu merupakan perkiraan awal dalam dokumen Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan belum menjadi nilai final. “Sepatu yang dipakai siswa pada acara tersebut adalah pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur, bukan bagian dari program pengadaan resmi Kemensos,” jelas Gus Ipul dalam wawancara singkat.

Baca juga:

Klarifikasi ini mendapat sambutan positif dari kalangan netizen yang sebelumnya mengkritik pemerintah karena dianggap menggelembungkan biaya. Mereka menilai transparansi dari Stradi­ne dan pejabat terkait membantu meredam hoaks yang dapat mencederai reputasi brand lokal serta menurunkan kepercayaan publik pada program pemerintah.

Secara umum, Stradi­ne menegaskan komitmennya untuk tetap menyediakan sepatu yang stylish, nyaman, dan terjangkau bagi generasi muda Indonesia. Brand ini berencana meluncurkan koleksi baru pada kuartal ketiga 2026 dengan fokus pada material ramah lingkungan dan desain yang lebih inklusif. Sementara itu, Kementerian Sosial dikabarkan akan meninjau kembali prosedur lelang pengadaan barang publik guna meningkatkan akuntabilitas dan mencegah kesalahpahaman serupa di masa mendatang.

Baca juga:

Kasus ini menjadi contoh bagaimana informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebar cepat di media sosial, memicu spekulasi tentang korupsi dan mark‑up yang tidak berdasar. Dengan klarifikasi resmi dari pihak terkait, diharapkan publik dapat menilai fakta secara objektif dan menghindari persepsi keliru yang dapat merugikan semua pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *