PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Chery Tiggo V resmi dipamerkan dalam peluncuran yang menyoroti kemampuan uniknya bertransformasi menjadi kendaraan keluarga tipe MPV atau varian pickup, menandai strategi ambisius produsen otomotif Tiongkok untuk memperluas pangsa pasar di Asia Tenggara. Desain eksteriornya mengusung gaya futuristik dengan garis aerodinamis, sementara interiornya dilengkapi ruang fleksibel yang dapat diatur ulang secara cepat, menjadikan mobil ini cocok bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan dan kapasitas angkut.
Peluncuran ini tidak lepas dari keberhasilan penjualan Chery pada kuartal pertama 2026, di mana merek tersebut mencatat penjualan kendaraan energi baru (NEV) melampaui 100.276 unit dalam satu bulan, menembus ambang psikologis 100 ribu unit pertama kalinya. Pencapaian tersebut memperkuat posisi Chery sebagai pemain lama yang berhasil bertransformasi secara digital dan teknologis, sekaligus menyiapkan landasan finansial yang kuat untuk mengembangkan model-model baru seperti Tiggo V.
Dalam konteks industri otomotif Tiongkok, April 2026 menjadi bulan bersejarah dengan lonjakan penjualan Leapmotor dan Zeekr, serta BYD yang meningkatkan ekspor hingga 70,9 persen. Persaingan ketat di segmen kendaraan listrik menuntut inovasi berkelanjutan, dan Chery menanggapi tantangan tersebut dengan meluncurkan Tiggo V yang menawarkan pilihan tenaga listrik maupun mesin hybrid, memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang masih mempertimbangkan transisi dari bahan bakar fosil.
Spesifikasi teknis Tiggo V mencakup motor listrik berdaya hingga 150 kW, baterai berkapasitas 75 kWh, serta sistem manajemen baterai canggih yang memungkinkan pengisian cepat 80% dalam 30 menit. Versi hybrid menggabungkan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik, memberikan tenaga total 180 hp dan efisiensi bahan bakar yang kompetitif. Kedua varian dilengkapi dengan fitur bantuan pengemudi tingkat lanjut, termasuk cruise control adaptif, lane-keeping assist, serta sistem parkir otomatis.
Keunggulan utama Tiggo V terletak pada kemampuan modulasi interior. Dalam mode MPV, kursi belakang dapat dilipat secara rata, menciptakan ruang kargo hingga 1.800 liter, ideal untuk perjalanan keluarga atau keperluan logistik ringan. Sedangkan dalam mode pickup, bagian belakang dapat dipasang panel metalik yang memudahkan transportasi barang berat, menjadikan mobil ini solusi praktis bagi pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah perkotaan.
Harga jual Tiggo V diperkirakan berada pada kisaran 320.000.000 hingga 380.000.000 rupiah, menempatkannya pada segmen menengah‑atas yang bersaing langsung dengan model MPV lokal dan pickup konvensional. Penetapan harga ini didukung oleh strategi produksi skala besar Chery, yang telah meningkatkan kapasitas pabrik A10 menjadi lebih dari 1.000 unit per hari, memastikan pasokan yang stabil untuk pasar domestik maupun ekspor.
Analisis pasar menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin mengutamakan kendaraan yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan fungsionalitas. Data terbaru dari Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor (AIKM) mengindikasikan pertumbuhan penjualan NEV sebesar 45 persen pada tahun 2025, dengan harapan mencapai lebih dari 1 juta unit pada akhir 2026. Tiggo V, dengan kemampuan listrik dan hybrid, diharapkan menjadi salah satu kontributor utama dalam tren tersebut.
Selain aspek teknis, Chery juga menekankan layanan purna jual yang terintegrasi, termasuk jaringan bengkel resmi di lebih dari 150 kota Indonesia, serta program garansi baterai lima tahun atau 150.000 kilometer. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap teknologi baru serta memperkuat posisi merek di pasar yang masih sensitif terhadap risiko kegagalan teknologi.
Secara keseluruhan, peluncuran Chery Tiggo V mencerminkan langkah strategis produsen dalam merespons dinamika industri otomotif global. Dengan menggabungkan fleksibilitas MPV‑pickup, teknologi tenaga listrik, dan jaringan layanan yang luas, mobil ini diproyeksikan mampu menarik segmen konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna, efisien, dan siap menghadapi tantangan mobilitas masa depan.
