Badan Gizi Nasional: Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan dengan Pembenahan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Juli 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah kembali berjalan setelah mengalami penyesuaian selama tiga pekan. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyatakan bahwa BGN telah melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan program MBG.

Arumsari menjelaskan bahwa jeda libur sekolah dimanfaatkan BGN untuk menata dan membenahi program guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh penerima manfaat. “Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima,” ujar Arumsari.

Baca juga:

Selain memantau pelaksanaan program, BGN juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyerap masukan secara langsung dari para pelaksana di lapangan, mulai dari pengelola SPPG hingga pihak sekolah. Menurut Arumsari, masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penyempurnaan pelaksanaan program.

Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya telah memerintahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) se-Indonesia untuk melakukan pendataan permasalahan dan pelaksanaan program MBG oleh BGN. Namun, belakangan Kejagung menghentikan kegiatan pendataan tersebut karena batas waktu pengumpulan data telah berakhir.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya surat penghentian pengumpulan data dan keterangan permasalahan program MBG. Anang menjelaskan bahwa penghentian dilakukan karena batas waktu pengumpulan data telah berakhir dan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang di lapangan.

Baca juga:

Program MBG sendiri bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi kepada anak-anak yang membutuhkan. BGN telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas program, termasuk penguatan tata kelola dan penyempurnaan berbagai aspek operasional.

Dalam kunjungan ke sejumlah sekolah dan SPPG di Jakarta, Wakil Kepala BGN Trenggono meninjau langsung pelaksanaan program MBG. Trenggono menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Untuk itu, penyediaan bahan baku perlu memprioritaskan potensi pangan lokal dan melibatkan pelaku usaha di sekitar wilayah pelaksanaan program. “Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah. Kita perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya yang berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM,” kata Trenggono.

Baca juga:

Program MBG kembali berjalan dengan pembenahan yang dilakukan oleh BGN. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang lebih optimal kepada para penerima manfaat dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *