PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 Juli 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memaparkan visi besarnya terhadap program ini dengan mengibaratkannya seperti ‘Pacman’ yang terus menyerap hasil pertanian dan peternakan dalam jumlah besar.
Menurut Sudaryono, kebutuhan pangan untuk program MBG akan menciptakan pasar baru yang stabil bagi petani dan peternak di Indonesia. Ia berharap kehadiran program MBG mampu mengakhiri fenomena yang selama ini kerap terjadi ketika hasil produksi melimpah justru berakhir menjadi limbah akibat minimnya permintaan pasar.
Sudaryono menekankan bahwa program MBG bukan hanya berbicara soal pembagian makanan, tetapi juga menyangkut rantai pasok pangan, keterlibatan petani, peternak, hingga kualitas bahan pangan yang diterima masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyampaikan informasi mengenai MBG berdasarkan fakta dan tidak menyebarkan hoaks atau fitnah.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menegaskan komitmennya dalam bentuk pengawasan program MBG. Ia berencana berkolaborasi dengan instansi lain, termasuk Kejagung, untuk perbaikan dan evaluasi program. Ketut Sumedana merupakan mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung yang telah menjabat selama 28 tahun.
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyambut positif penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN. Ia menilai Sudaryono memiliki pengalaman dan kapasitas yang cukup untuk memperkuat program MBG. Don Muzakir berharap program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.
Dalam kesimpulan, program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil. Dengan pengalaman Sudaryono di sektor pertanian dan kapasitasnya sebagai Kepala BGN, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih efektif dan membawa manfaat bagi masyarakat.
