BCA Umumkan Dividen Interim Kuartal II, Jadwal Pembagian Tiga Kali Tahun Ini

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 April 2026 | Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan perubahan signifikan dalam kebijakan pembagian dividen dengan menambah frekuensi dividen interim menjadi tiga kali dalam satu tahun. Rencana tersebut akan dimulai pada kuartal kedua 2026, menandai langkah pertama BCA dalam mengimplementasikan skema pembayaran kuartalan.

Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen meningkatkan payout ratio menjadi 72 persen pada tahun 2026, naik dari 68 persen tahun sebelumnya. “Kami akan membayar dividen interim pada kuartal II, III, dan IV, serta dividen final pada kuartal I tahun depan,” ujar Vera dalam paparan kinerja kuartal I.

Baca juga:

Perubahan ini dirancang untuk memperkuat arus kas pemegang saham, khususnya investor institusional yang mengandalkan pendapatan reguler. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menambahkan bahwa kebijakan baru telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris dan selaras dengan kondisi keuangan yang solid.

Selain peningkatan payout ratio, BCA juga menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit antara 8 hingga 10 persen sepanjang tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan tetap stabil di kisaran 5,2 persen pada kuartal keempat 2024 hingga kuartal pertama 2025.

Berikut rangkuman jadwal pembagian dividen interim BCA pada 2026:

Baca juga:
  • Kuartal II: Pembagian dividen interim pertama
  • Kuartal III: Pembagian dividen interim kedua
  • Kuartal IV: Pembagian dividen interim ketiga
  • Kuartal I 2027: Dividen final

Walaupun besaran dividen per kuartal belum diumumkan, Vera menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan menambah likuiditas bagi pemegang saham tanpa mengorbankan kualitas aset. Manajemen BCA akan terus memantau dinamika pasar kredit, mengingat potensi fluktuasi permintaan di berbagai sektor usaha.

Para analis pasar menilai langkah BCA sebagai upaya meningkatkan daya tarik saham BBCA di bursa, terutama mengingat persaingan ketat di sektor perbankan. Dengan payout ratio yang lebih tinggi dan frekuensi pembayaran yang lebih rutin, BCA berpotensi menarik lebih banyak investor yang mengutamakan pendapatan dividen.

Kebijakan ini juga mencerminkan posisi permodalan BCA yang kuat, memungkinkan perusahaan untuk menyalurkan dividen secara konsisten meski kondisi makroekonomi global mengalami ketidakpastian. Vera menegaskan bahwa strategi ini tidak akan mengganggu rencana ekspansi kredit BCA, yang tetap difokuskan pada segmen usaha produktif.

Baca juga:

Investor dapat mengharapkan pengumuman resmi terkait besaran dividen per kuartal dalam waktu dekat, bersamaan dengan laporan keuangan kuartal pertama. Sementara itu, BCA berkomitmen mempertahankan kualitas portofolio kredit, mengingat pentingnya manajemen risiko dalam menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.

Dengan kebijakan pembagian dividen interim tiga kali setahun, BCA berharap dapat memperkuat kepercayaan pemegang saham, meningkatkan nilai tambah bagi pemilik saham, serta menegaskan posisi sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *