PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 April 2026 | Pada Sabtu dini hari WIB, 25 April 2026, Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi dramatis pertandingan pekan ke-34 Liga Italia 2025-2026 antara Napoli dan Cremonese. Napoli tampil superior sejak peluit awal, mengendalikan ritme permainan dan mencetak empat gol tanpa balas. Hasil akhir 4-0 tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mengangkat Napoli ke peringkat kedua klasemen dengan total 69 poin, menyalip rival tradisional AC Milan.
Gol pembuka datang cepat pada menit ke-4 melalui aksi tajam Scott McTominay. Penyerang asal Skotlandia menembakkan bola keras ke sudut atas gawang, memaksa kiper tim tamu, Emil Audero, melakukan penyelamatan refleks yang cukup baik. Empat menit kemudian, McTominay kembali mendapat peluang, kali ini dari jarak jauh, namun Audero kembali menahan tembakan tersebut, menunjukkan ketangguhan kiper Timnas Indonesia dalam laga krusial.
Di babak pertama, Napoli meningkatkan tekanan. Pada menit ke-45, Filippo Terracciano secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri setelah menepis tendangan spekulatif Rasmus Hojlund yang melengkung ke dalam kotak penalti. Gol tersebut memperlebar keunggulan Napoli menjadi 2-0 tepat sebelum jeda. Momen penting lainnya terjadi pada menit tambahan pertama babak pertama, ketika Kevin De Bruyne, gelandang kreatif asal Belgia, menambah angka dengan tembakan jarak menengah yang menembus sudut atas gawang Audero.
Memasuki babak kedua, Napoli tidak melambat. Pada menit ke-52, Alisson Santos menyelesaikan serangan balik cepat, memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Cremonese dan mengirimkan bola ke jaring. Empat gol Napoli sudah tercipta, namun laga masih menyimpan ketegangan. Pada menit ke-79, Audero melakukan penyelamatan krusial dengan menahan tembakan jauh Billy Gilmour, menghindarkan Cremonese dari potensi gol balasan.
Detik-detik menjelang akhir laga menjadi sorotan lain. Pada menit ke-81, Alberto Grassi melakukan handball di dalam kotak penalti, memberikan Napoli kesempatan penalti. McTominay melangkah untuk mengeksekusi, namun Audero kembali tampil heroik, menepis tendangan penalti tersebut. Tak lama kemudian, McTominay berusaha menebas sundulan di area pertahanan Napoli, namun Audero menahan bola dengan aman, menutup penampilan yang hampir sempurna.
Kemenangan ini menandai kemenangan ke-18 Cremonese musim ini, yang tetap berada di zona degradasi peringkat ke-17. Sebaliknya, Napoli kini berada di posisi kedua, hanya beberapa poin di atas rival terdekat, dan menatap peluang besar untuk menantang gelar juara. Pelatih Napoli, yang belum disebutkan namanya dalam laporan, menyatakan kepuasan atas performa tim, menekankan keinginan untuk terus memperbaiki konsistensi, terutama dalam menghadapi tim-tim papan atas.
Secara statistik, Napoli mencatat 62% penguasaan bola, 18 tembakan ke gawang dengan 8 di antaranya tepat sasaran. Audero, meski berada di tim yang kalah, mencatat lima penyelamatan penting, termasuk satu penalti, yang patut diapresiasi. Penampilan gemilang McTominay dan De Bruyne menambah nilai positif bagi skuad Napoli, sementara Alisson Santos dan Terracciano menunjukkan kedalaman skuad yang mampu berkontribusi pada setiap fase pertandingan.
Kesimpulannya, Napoli 4-0 Cremonese bukan sekadar kemenangan angka besar, melainkan pernyataan niat kuat Napoli untuk kembali ke puncak Serie A. Dengan performa kolektif yang solid, serta kontribusi individu yang signifikan, Napoli kini berada pada jalur yang tepat menjelang akhir musim. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian nyata bagi kemampuan tim untuk mempertahankan momentum dan mengatasi tekanan persaingan ketat di papan atas.
