RC Lens Bangkit di Stade Brest: Tiga Gol Menyelamatkan Titik Vital

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 25 April 2026 | RC Lens menunjukkan ketangguhan luar biasa pada laga pekan ke-30 Ligue 1 melawan Stade Brest 29 pada 24 April 2026. Setelah tertinggal tiga gol di babak pertama, tim asal Nord Pas-de-Calais berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 berkat serangkaian serangan balasan yang dipimpin oleh Florian Thauvin, Abdallah Sima, dan Allan Saint-Maximin. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Francis-Le Ble, Brest ini tidak hanya menambah satu poin penting bagi Lens, tetapi juga memperkecil jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain.

Babak pertama menjadi mimpi buruk bagi RC Lens. Pada menit ketujuh, Daouda Guindo mencetak gol pembuka bagi Brest setelah tembakan jarak jauh menembus gawang Lens. Gol kedua datang pada menit ke-23 melalui Lucas Tousart, yang memanfaatkan sundulan tajamnya untuk menambah keunggulan tuan rumah menjadi 2-0. Tekanan terus bertambah ketika Eric Junior Dina Ebimbe menambahkan gol ketiga pada menit ke-42, membuat skor akhir babak pertama 3-0 untuk Brest.

Baca juga:

Masuk babak kedua, pelatih Lens tidak menyerah. Timnya segera melakukan perubahan taktik, menurunkan pemain sayap yang lebih cepat dan meningkatkan intensitas pressing. Hasilnya, pada menit ke-60, Florian Thauvin berhasil mengurangi selisih dengan tembakan yang menembus jaringan gawang Brest, menjadikan skor 1-3. Hanya empat menit kemudian, Abdallah Sima memperkecil jarak lagi setelah menerima umpan akurat dari Saud Abdulhamid, mengubah skor menjadi 2-3.

Momentum kembali mengalir ke arah Lens ketika menit keempat tambahan waktu tiba. Mamadou Sangare mengirimkan umpan silang yang ditangkap dengan baik oleh Allan Saint-Maximin. Penyerang berbakat asal Prancis ini menaklukkan pertahanan Brest dengan satu tendangan yang menempatkan bola di sudut atas gawang, mengamankan poin tambahan dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Meskipun usaha lanjutan Lens pada sisa waktu tidak menghasilkan gol tambahan, hasil seri ini tetap menjadi kemenangan moral bagi tim.

Baca juga:

Dari sisi klasemen, hasil ini mengangkat RC Lens ke posisi kedua dengan total 63 poin, hanya tertinggal tiga poin dari Paris Saint-Germain yang memimpin. Bila PSG menang melawan Angers pada pekan berikutnya, selisih poin dapat melebar, namun Lens masih memiliki peluang untuk mengejar gelar jika tetap konsisten. Di sisi lain, Brest naik ke peringkat 10 dengan 38 poin, namun masih jauh dari zona Eropa.

Statistik individu juga menunjukkan peran penting para pemain kunci. Allan Saint-Maximin mencatat satu gol dan satu assist, menegaskan nilai tambahnya bagi serangan Lens. Florian Thauvin dan Abdallah Sima masing-masing menambah satu gol, menambah kedalaman opsi menyerang. Di sisi pertahanan, kiper Lens masih harus memperbaiki koordinasi karena tiga gol kebobolan di babak pertama.

Baca juga:

Secara taktik, pelatih Lens mengandalkan pergantian formasi 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 pada awal babak kedua, menambah dua gelandang bertahan untuk menahan tekanan Brest. Perubahan ini terbukti efektif dalam menstabilkan lini tengah dan memberi kebebasan bagi sayap untuk menembus pertahanan lawan. Penampilan agresif dari pemain sayap seperti Saint-Maximin dan Sima menjadi kunci dalam menciptakan peluang gol.

Dengan hasil ini, RC Lens tidak hanya mengamankan satu poin penting, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat kepada kompetitor bahwa mereka siap berjuang hingga akhir musim. Pertandingan berikutnya bagi Lens akan menjadi ujian lanjutan dalam upaya menutup jarak dengan PSG dan mengamankan posisi di zona Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *