PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 April 2026 | Ketika akhir musim mendekat, Liverpool kembali berada di pusat sorotan transfer. Mohamed Salah diprediksi akan meninggalkan Anfield, meninggalkan lubang besar dalam lini serang. Berita terbaru mengungkap bahwa mantan pemain Liverpool, Jermaine Pennant, secara terbuka menyerukan klub untuk mengincar Michael Olise dengan segala cara, bahkan menambahkan kata “at all costs” dalam setiap seruan.
Olise, yang kini bermain untuk Bayern Munich, telah menorehkan performa luar biasa di Bundesliga. Dalam 47 penampilan musim ini, ia mencetak 20 gol dan memberikan 29 assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di liga Jerman. Statistik tersebut menegaskan mengapa ia menjadi incaran banyak klub top Eropa, termasuk Liverpool.
- Penampilan: 47 pertandingan
- Gol: 20
- Assist: 29
- Posisi: Sayap kanan/kiri serta full‑back
Kontrak Olise dengan Bayern Munich berlaku hingga 2029, setelah ia bergabung dari Crystal Palace pada 2024 dengan nilai transfer sekitar £51 juta. Meskipun demikian, Pennant mengirimkan pesan lewat media sosial, menuntut Liverpool untuk menawarkan nilai apapun, bahkan menambahkan nama Cody Gakpo sebagai bagian dari paket.
Gakpo, yang kini tengah mendapat kritik karena hanya mencetak delapan gol dan enam assist dalam 48 penampilan, masih memiliki empat tahun kontrak di Anfield. Penambahan Olise diharapkan dapat menyeimbangkan lini serang dan mengembalikan kreativitas yang selama ini menjadi ciri khas Salah.
Di pihak Bayern, sikapnya tetap keras. Max Eberl, chief executive klub, menegaskan, “Absolutely”, bahwa Olise tidak akan dijual, bahkan bila ada tawaran besar sekalipun. Pernyataan ini menambah kompleksitas negosiasi, mengingat Liverpool sedang mencari solusi cepat sebelum jendela transfer berakhir.
Sementara itu, manajer baru Liverpool, Arne Slot, mengakui tantangan menemukan pengganti langsung Salah. “Probably impossible,” ujarnya, namun menambahkan bahwa klub masih mengamati beberapa kandidat, termasuk Yan Diomande dari RB Leipzig. Meski demikian, permintaan keras dari mantan pemain merah, serta pujian dari legenda klub Steven Gerrard, menambah tekanan pada tim rekrutmen.
Gerrard menilai Olise memiliki kemampuan unik: dapat bermain dengan kaki kanan dan kiri secara seimbang, serta mampu menciptakan peluang dalam situasi satu‑lawanan. “When you are a full‑back playing up against a winger, they normally have a weak side… The problem with him is he can go both ways,” ujar Gerrard dalam wawancara di TNT Sports.
Jika Liverpool berhasil mengamankan Olise, dampaknya akan terasa tidak hanya di Premier League, tetapi juga di kompetisi Eropa. Bayern Munich kini tengah bersaing untuk meraih treble, sehingga kehilangan pemain kunci dapat memengaruhi ambisi mereka. Di sisi lain, Liverpool akan memperoleh pemain yang mampu mengisi peran serba‑guna, baik sebagai winger maupun full‑back, menambah fleksibilitas taktis bagi Arne Slot.
Keputusan akhir masih menunggu perkembangan negosiasi. Sementara itu, para suporter Liverpool terus mengajukan pertanyaan: apakah mereka rela menukar potensi gelar Bundesliga dengan harapan menambah kualitas di Anfield? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti, nama Michael Olise kini berada di antara topik utama dalam perbincangan transfer musim panas ini.
Kesimpulannya, Liverpool berada pada persimpangan penting. Mengganti Mohamed Salah bukanlah tugas mudah, namun dengan tekad “at all costs” serta dukungan figur-figur berpengaruh, klub berusaha menyiapkan masa depan yang kompetitif. Jika Bayern tetap menolak, Liverpool mungkin harus mengeksplorasi opsi lain, namun keberadaan Olise tetap menjadi benchmark dalam menilai kualitas calon pengganti.
