PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Mei 2026 | Ekonomi Indonesia saat ini sedang mengalami beberapa gejolak. Salah satu kabar terbaru adalah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Pada periode 11 hingga 13 Mei 2026, IHSG melemah 3,53 persen ke level 6.723,320. Penyebab utama penurunan ini adalah aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp1,531 triliun dalam satu hari.
Selain itu, kerja sama strategis antara bank bjb dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) juga telah ditandatangani. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru yang berkelanjutan di masa mendatang. Bank bjb akan menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat mendukung kebutuhan transaksi dan operasional PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI).
Di sisi lain, harga telur di Indonesia saat ini sedang terlalu murah. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional meningkatkan penyerapan telur melalui program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini diambil karena harga telur di Pasar Palmerah turun di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang merugikan pendapatan peternak lokal.
TrinaTracker, sebuah penyedia solusi pelacakan surya pintar, juga telah memperkuat kolaborasi dengan Instituto Universitario Ignacio Da Riva (IDR-UPM) untuk mengembangkan teknologi pelacakan surya yang lebih baik. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan energi surya di Indonesia.
Dalam beberapa hari terakhir, IHSG terus melemah karena tekanan dari investor asing. Total dana asing yang keluar dari Indonesia sepanjang tahun 2026 telah mencapai Rp40,823 triliun. Penyusutan kapitalisasi pasar juga terjadi, yaitu sebesar 4,68 persen menjadi Rp11,825 triliun.
Kesimpulan dari kabar terbaru ekonomi Indonesia ini adalah bahwa IHSG masih belum stabil, kerja sama strategis antara perusahaan-perusahaan terus berkembang, dan harga telur yang terlalu murah masih menjadi perhatian pemerintah. Dengan demikian, pemerintah dan perusahaan-perusahaan harus terus berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya, serta memperkuat kerja sama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
