PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Mei 2026 | Baru-baru ini, sebuah foto yang memperlihatkan seorang siswa meraba payudara teman perempuannya di ruang kelas viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala SMKN 1 Kopang, Lalu Subhanudin, membenarkan bahwa kedua orang dalam foto viral tersebut merupakan muridnya. Namun, Subhanudin membantah siswa pria itu meremas payudara temannya.
Ia menyebut tangan siswanya itu hanya kebetulan mengenai area sensitif teman perempuannya saat bermain di kelas. Menurut Subhanudin, para guru di sekolah itu tetap mengawasi para murid. Meski begitu, dia berujar, tidak semua perbuatan siswa bisa diawasi. Terlebih saat jam istirahat belajar.
Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah tegas dalam menindaklanjuti evaluasi internal terkait proses pengadaan barang dan jasa program Sekolah Rakyat. Demi menjaga objektivitas investigasi yang tengah berjalan, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menonaktifkan sementara dua pejabat yang terkait langsung dengan proses pengadaan.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie mengungkapkan, mereka yang diterima di SMA Garuda berasal dari kalangan ekonomi desil 4, tapi memiliki rata-rata nilai akademik 88. Stella pun percaya diri bahwa SMA Garuda akan mencetak sosok yang akan meraih penghargaan Nobel di masa depan.
Selain itu, Siswi SMA 8 Luwu Timur, Fatimah Azzahra (17) curhat juara 1 lomba baca puisi pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dianulir panitia. Pengumuman juara tiba-tiba dianulir dua hari setelah lomba.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Mulai dari kasus pelecehan siswa hingga pengadaan barang dan jasa program Sekolah Rakyat, semua memerlukan perhatian dan tindakan yang serius dari pemerintah dan masyarakat.
