PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Juni 2026 | Baru-baru ini, kekerasan kembali terjadi di Ossetia Utara, Rusia, ketika seorang ulama Islam, Ibragim Dudarov, ditembak mati oleh orang-orang bersenjata. Penembakan ini terjadi di dekat ibu kota provinsi Vladikavkaz dan merupakan pembunuhan keenam terhadap seorang ulama Islam di tahun ini.
Menurut penyelidik, Dudarov ditembak beberapa kali di kepala dalam jarak dekat ketika ia berkendaraan pada malam hari. Komite Penyelidik Rusia mengatakan bahwa penembakan ini diperkirakan akan menyulut ketegangan antara kelompok-kelompok muslim moderat dan garis keras.
Ulama utama Ossetia Utara, Khadzhimurat Gatsalov, mengatakan bahwa Dudarov meninggal karena imannya dan bahwa penembakan ini terkait dengan pekerjaannya. Gatsalov juga mengatakan bahwa orang-orang di Ossetia Utara tidak menginginkan Islam yang seperti ini.
Sementara itu, di Turki, dua pemrotes tewas dalam bentrokan bersenjata dengan polisi Turki. Bentrokan ini terjadi karena klaim bahwa pemakaman gerilyawan Kurdi telah dihancurkan. Sekitar 30 orang bertopeng dalam kelompok 150 demonstran melemparkan bom-bom Molotov dan granat tangan ke arah pasukan keamanan di daerah Yuksekova di Turki tenggara yang berpenduduk mayoritas Kurdi.
Polisi balas menembak dengan meriam air dan gas air mata, dan ada laporan-laporan mengenai tembak-menembak antara demonstran dan pasukan keamanan. Kekerasan ini disulut oleh pernyataan yang dikeluarkan oleh sebuah kelompok masyarakat sipil yang mengecam penghancuran pemakaman dimana gerilyawan dari kelompok terlarang Partai Buruh Kurdistan (PKK) dimakamkan.
Kantor gubernur daerah itu membantah ada pemakaman yang dihancurkan oleh aparat negara. Peristiwa ini terjadi setelah masa tenang beberapa bulan antara pihak berwenang Turki dan PKK, yang mengumumkan gencatan senjata pada Maret setelah negosiasi rahasia dengan badan intelijen.
Pemimpin PKK yang dipenjara, Abdullah Ocalan, mengumumkan gencatan senjata itu sesuai dengan proses perdamaian dengan Ankara. Ocalan yang menjadi buronan ditangkap di Kenya pada 15 Februari 1999 dalam operasi rahasia Turki setelah ia diasingkan dari Suriah, dimana ia berpangkalan selama satu dasawarsa untuk mengatur dari jauh Partai Buruh Kurdistan (PKK).
Dalam beberapa tahun terakhir, kekerasan dan konflik terus terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Rusia dan Turki. Kekerasan ini seringkali disebabkan oleh perbedaan agama, etnis, dan ideologi. Oleh karena itu, perdamaian dan kesepakatan antara berbagai pihak adalah sangat penting untuk mencegah kekerasan dan mempromosikan keharmonisan di masyarakat.
