PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Mei 2026 | Perang antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun tampaknya mendekati akhir. Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengisyaratkan bahwa perang tersebut akan segera berakhir. Pernyataan ini disampaikan beberapa jam setelah Putin menghadiri perayaan Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow.
Putin juga menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di negara ketiga jika kesepakatan damai telah dirampungkan. "Saya pikir persoalan ini mulai mendekati akhir," kata Putin kepada wartawan tentang perang Rusia-Ukraina.
Sebelumnya, Rusia dan Ukraina telah menyetujui gencatan senjata selama tiga hari dan pertukaran 1.000 tahanan. Langkah ini diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, sebagai sinyal positif menuju perdamaian. Namun, gencatan senjata tersebut telah dilanggar oleh kedua belah pihak.
Rusia dan Ukraina saling tuduh melanggar gencatan senjata. Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan bahwa Rusia melakukan 51 serangan di berbagai wilayah, termasuk wilayah Sumy di Ukraina timur laut. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa Ukraina telah melakukan 1.173 serangan dengan senjata seperti meriam artileri dan tank, dan 7.151 serangan menggunakan wahana nirawak sejak Jumat.
Perang antara Rusia dan Ukraina telah menewaskan ratusan ribu orang dan meninggalkan sebagian besar wilayah Ukraina dalam reruntuhan. Ekonomi Rusia juga telah terkena dampak perang tersebut. Hubungan Rusia dengan Eropa juga semakin buruk daripada sebelumnya.
Kesimpulan, perang antara Rusia dan Ukraina tampaknya mendekati akhir. Putin dan Zelenskyy siap bertemu di negara ketiga jika kesepakatan damai telah dirampungkan. Namun, gencatan senjata yang telah disepakati telah dilanggar oleh kedua belah pihak. Perang ini telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan, serta memburuknya hubungan Rusia dengan Eropa.
