Kisah Unik di Kuningan: Istri Kiai Mencarikan Istri Kedua untuk Suami

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Juni 2026 | Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terjadi sebuah peristiwa unik yang memicu perhatian masyarakat luas. Seorang istri kiai di Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, melakukan sesuatu yang tidak biasa. Ia secara sukarela mencarikan istri kedua untuk suaminya, Kiai Dede Nadif Ar-Rasyid.

Menurut pengurus Pondok Pesantren Roudlotul Ummah, Solehudin, istri pertama kiai tersebut, Wida, telah merencanakan hal ini sejak tiga tahun yang lalu. Ia ingin memberikan kejutan spesial untuk suaminya yang berulang tahun pada bulan Juni, sekaligus memperingati hari pernikahan mereka yang ke-16.

Baca juga:

Solehudin menjelaskan bahwa Wida telah mencari calon istri kedua untuk suaminya ke beberapa pesantren di Tasik, Ciamis, dan Cikijing, namun tidak berhasil. Baru pada tahun 2026, Wida menemukan calon yang tepat, yaitu seorang santri sekaligus alumni pondok pesantren yang diasuh suaminya, Syifa Sri Wahyuni.

Syifa Sri Wahyuni, yang berusia 20 tahun, merupakan warga Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Ia telah menjadi santri di pondok pesantren yang diasuh Kiai Dede dan dianggap tepat sebagai istri kedua oleh Wida.

Pernikahan kedua Kiai Dede dengan Syifa Sri Wahyuni berlangsung pada tanggal 6 Juni 2026. Dalam prosesi pernikahan, Wida hadir dan mendampingi suaminya di pelaminan, menunjukkan raut bahagia dan penerimaan terhadap kehadiran istri kedua.

Baca juga:

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial dan memicu perdebatan tentang poligami di Indonesia. Namun, bagi Wida, keputusan ini merupakan bentuk kasih sayang dan kepercayaan terhadap suaminya.

Di tempat lain, kejadian lain juga terjadi di Kabupaten Kuningan. Kebakaran hebat melanda kandang ayam petelur di Dusun Puhun, RT 7 RW 3, Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebakaran itu membuat 6.300 ekor dari total 6.500 ekor bibit ayam petelur mati.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan bahwa api diketahui sudah membakar bagian atap kandang dan meluas ke bagian bawahnya. Penyebab kebakaran dikarenakan percikan mesin oven ayam yang menyambar penutup plastik atap kandang.

Baca juga:

Kesimpulan dari peristiwa-peristiwa di atas menunjukkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki dinamika masyarakat yang unik dan kompleks. Dari kisah istri kiai yang mencarikan istri kedua untuk suaminya hingga kebakaran kandang ayam petelur, peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa kehidupan di Kabupaten Kuningan tidak pernah membosankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *