PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Juni 2026 | Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan sebanyak 11 jamaah haji asal NTB wafat di Tanah Suci, Arab Saudi pada musim haji tahun ini.
Kepala Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan menjadwalkan kunjungan (takziah) kepada keluarga jamaah haji yang meninggal di Kabupaten Lombok Timur, dilanjutkan ke keluarga asal Kabupaten Lombok Tengah.
Menurut Lalu Amin, tiga orang haji yang wafat di Tanah Suci berasal dari Kabupaten Lombok Timur, yaitu Isniwat Isyum, Harun Al Rashid, dan Mainah Subuh. Sementara itu, lima orang haji yang meninggal dunia berasal dari Pulau Sumbawa, dengan rincian tiga orang dari Kabupaten Bima dan dua orang dari Kabupaten Sumbawa.
Kunjungan takziah ke Pulau Sumbawa juga akan dijadwalkan. Meski demikian, pendampingan kepada keluarga telah lebih dulu dilakukan oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten.
Di lain pihak, sebanyak 391 jamaah haji asal Kota Mataram yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Lombok telah tiba kembali di Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para jamaah disambut langsung oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dalam acara penyambutan yang berlangsung di Aula Bir Ali II Asrama Haji Lombok.
Mohan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dan mengapresiasi kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat saling membantu yang ditunjukkan para jamaah selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, jamaah haji Indonesia gelombang 2 telah mulai bergeser ke Madinah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Makkah. Mereka akan menuntaskan kerinduan kepada Rasulullah dan berkesempatan berdoa di Raudhah.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Munif, warga Desa Sumberejo, Wonoayu, Sidoarjo, yang tergabung dalam kloter SUB 59 bersama sang istri, Arief Pristiani, berupaya keras untuk bisa naik ke bus bertipe high deck. Bekas serangan stroke di bagian kiri tubuhnya satu setengah tahun silam tak membuat ia menyerah.
Abdul Munif dan Supatin, jamaah kloter SUB 60 asal Jombang, sudah bersiap untuk fokus beribadah di masjid Nabawi dan menziarahi makam Rasulullah.
Kesimpulan, sebanyak 11 jamaah haji asal NTB wafat di Tanah Suci, sedangkan jamaah haji Indonesia gelombang 2 telah mulai bergeser ke Madinah untuk menuntaskan kerinduan kepada Rasulullah.
