PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Juni 2026 | Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di beberapa kota untuk menuntut perbaikan ekonomi dan menolak kenaikan harga BBM. Aksi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
Di Kendari, Sulawesi Tenggara, mahasiswa dari Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran Tank. Mereka menolak kenaikan harga BBM dan menuntut perbaikan ekonomi. Aksi serupa juga digelar di Jakarta oleh BEM SI, yang menuntut pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan menolak kenaikan harga BBM.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para mahasiswa untuk selalu tertib dalam menjalankan aksi unjuk rasa. Ia juga memastikan bahwa Polri akan menjaga agar penyampaian aspirasi dari masyarakat tetap berlangsung dengan kondusif.
Di sisi lain, Dirut PTPN III Denaldy Mulino Mauna mengajak generasi muda untuk mengembangkan industri perkebunan. Ia berharap bahwa generasi muda dapat memberikan kontribusi nyata bagi industri perkebunan Indonesia.
Pemerintah telah diberi deadline 18 hari oleh BEM SI untuk memperbaiki ekonomi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pemerintah menghargai dan menerima aspirasi yang disampaikan mahasiswa, namun ia juga menegaskan bahwa persoalan ekonomi tidak bisa diselesaikan secara instan.
Kesimpulan dari aksi unjuk rasa mahasiswa ini adalah bahwa mahasiswa menuntut perbaikan ekonomi dan menolak kenaikan harga BBM. Pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah nyata untuk memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
